Sinergi Polres Kayong Utara dan Pemkab Salurkan Bantuan Air Bersih, Bagikan Masker

  • Bagikan
IMG 20260814 WA0065

KAYONG UTARA, KALBAR — Kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diperkuat melalui sinergi lintas instansi di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.

Pada Jumat (14/8/2026), Polres Kayong Utara bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan sejumlah unsur terkait menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Oesman Al Khair Kayong Utara.

Penyaluran bantuan itu menjadi bagian dari upaya bersama untuk meringankan beban masyarakat yang menghadapi keterbatasan air bersih akibat kondisi kemarau yang berlangsung. Air bersih, yang merupakan kebutuhan mendasar, menjadi semakin penting ketika sumber-sumber air masyarakat mulai mengalami penurunan ketersediaan.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari, Wakapolres Kayong Utara Dr. Denny Satria, S.Pd., S.H., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta perwakilan KIPP Kayong Utara.

Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa penanganan dampak kemarau dan karhutla tidak hanya menjadi tanggung jawab satu institusi. Pemerintah daerah, kepolisian, lembaga penanggulangan bencana, serta elemen masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi dalam memastikan kebutuhan warga tetap mendapat perhatian.

Selain mendistribusikan air bersih, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian masker kepada masyarakat. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi udara yang terdampak asap dan kabut akibat karhutla.

Masker diharapkan dapat menjadi salah satu perlindungan awal bagi masyarakat ketika kualitas udara menurun akibat paparan asap. Di sisi lain, pembagian tersebut juga menjadi pengingat agar masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi lingkungan belum sepenuhnya pulih.

Bagi masyarakat, bantuan air bersih bukan sekadar distribusi kebutuhan dasar. Di tengah musim kemarau, kehadiran bantuan tersebut menjadi bentuk nyata bahwa pemerintah dan aparat hadir ketika warga menghadapi situasi sulit.

Sinergi yang dibangun Polres Kayong Utara bersama Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan berbagai pihak juga memperlihatkan pentingnya semangat gotong royong dalam menghadapi persoalan lingkungan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Melalui kolaborasi tersebut, penanganan dampak kemarau dan karhutla diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat, terarah, dan menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.

Kepedulian, koordinasi, serta kehadiran di tengah masyarakat menjadi modal penting untuk menghadapi kondisi darurat lingkungan. Dalam situasi seperti ini, gotong royong bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan bersama untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dan pelayanan yang dibutuhkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *