Dandim Solo Tutup TMMD Sengkuyung Tahap III, Seluruh Sasaran Pembangunan Rampung 100 Persen

  • Bagikan
IMG 20260813 WA0050

SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735/Surakarta resmi ditutup, Kamis (13/8/2026). Upacara penutupan berlangsung khidmat di halaman SMP Negeri 22, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Komandan Kodim (Dandim) 0735/Surakarta Letkol Inf Arif Handoko Usman, S.H. bertindak sebagai Inspektur Upacara sekaligus secara resmi menandai berakhirnya rangkaian program TMMD yang telah berlangsung selama kurang lebih satu bulan.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait di Kota Surakarta. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, kepolisian, serta masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah perkotaan.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III dipusatkan di RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan. Berbagai sasaran pembangunan yang dirancang sejak awal program berhasil diselesaikan secara keseluruhan dengan capaian 100 persen.

Pada sektor fisik, program tersebut mencakup pembangunan dan perbaikan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter. Selain itu, dilakukan pavingisasi jalan sepanjang 97 meter dengan lebar 4,5 meter.

TMMD juga menyentuh aspek peningkatan kualitas hunian warga melalui rehabilitasi satu unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berukuran 11 meter x 5 meter dengan konstruksi berbentuk segitiga.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD turut diarahkan untuk memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui berbagai kegiatan nonfisik. Sejumlah penyuluhan diberikan kepada warga, antara lain mengenai wawasan kebangsaan, kesehatan, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta berbagai materi sosial kemasyarakatan.

Dalam amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin, S.E., M.Han. yang dibacakan Dandim 0735/Surakarta, ditegaskan bahwa TMMD merupakan bagian dari upaya memperkuat pembangunan dari tingkat paling dasar, yakni desa dan kawasan masyarakat.

Program TMMD tahun ini mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa.” Tema tersebut menegaskan bahwa pembangunan di tingkat lokal memiliki posisi strategis sebagai fondasi bagi pembangunan nasional.

Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa desa memiliki potensi besar untuk menggerakkan roda perekonomian, menjaga kehidupan sosial, sekaligus mempertahankan nilai-nilai budaya yang tumbuh di tengah masyarakat. Karena itu, pembangunan yang merata hingga ke tingkat desa maupun kawasan permukiman masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam memperkokoh kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

TMMD juga dipandang sebagai bentuk kerja sama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, Polri, kementerian/lembaga pemerintah nonkementerian, serta pemerintah daerah. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Sasaran TMMD tidak semata-mata ditujukan pada pembangunan infrastruktur. Program tersebut juga menyasar berbagai wilayah yang memiliki tantangan pembangunan, seperti kawasan tertinggal dan miskin, wilayah terisolasi atau terpencil, daerah perbatasan, kawasan kumuh perkotaan, hingga wilayah yang terdampak bencana.

Melalui pendekatan pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung, TMMD diharapkan mampu mempersempit kesenjangan sosial dan membuka akses masyarakat terhadap infrastruktur serta pelayanan dasar.

Di Kelurahan Serengan, capaian penyelesaian seluruh sasaran fisik menjadi bukti bahwa kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dapat menghasilkan pembangunan yang konkret dalam waktu yang relatif singkat.

Berakhirnya TMMD bukan menjadi akhir dari semangat gotong royong yang telah terbangun selama pelaksanaan program. Sebaliknya, hasil pembangunan yang telah diwujudkan diharapkan dapat dipelihara dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.

Dengan selesainya seluruh sasaran hingga 100 persen, TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 Kodim 0735/Surakarta meninggalkan bukan hanya infrastruktur baru, tetapi juga pesan penting tentang arti kebersamaan: bahwa pembangunan akan menjadi lebih kuat ketika pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat berjalan dalam satu langkah untuk menjawab kebutuhan bersama.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *