KETAPANG — Kebakaran melanda sebuah rumah warga di Jalan Sunan Gunung Jati, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Selasa (11/8/2026) malam. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.36 WIB dan menghanguskan bangunan rumah beserta sejumlah kendaraan yang berada di lokasi.
Api dengan cepat membesar setelah diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Percikan api kemudian diduga menyambar material yang mudah terbakar sehingga kobaran api dalam waktu singkat melalap bagian rumah.
Dalam peristiwa tersebut, sedikitnya satu unit mobil truk jenis Dutro dan dua unit sepeda motor merek Vario turut terbakar. Kobaran api juga membuat warga di sekitar lokasi berupaya menyelamatkan diri dan barang-barang yang masih dapat dievakuasi.
Sejumlah personel pemadam kebakaran (Damkar) bersama aparat TNI dan Polri dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan. Petugas berupaya memadamkan kobaran api sekaligus mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan warga yang berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), rumah yang terbakar tersebut diketahui milik seorang warga bernama Eni. Warga juga menyebut adanya sebuah drum yang diduga berisi minyak di dalam truk yang ikut terbakar.
Temuan tersebut kemudian memunculkan dugaan mengenai keberadaan bahan bakar minyak (BBM) di lokasi. Namun, belum dapat dipastikan apakah minyak yang dimaksud merupakan BBM bersubsidi maupun memiliki keterkaitan dengan penyebab kebakaran.
Hingga berita ini ditulis, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, termasuk memeriksa kondisi kendaraan dan material yang berada di lokasi kejadian.
Polisi juga akan memastikan apakah keberadaan drum berisi minyak tersebut berkaitan dengan peristiwa kebakaran atau hanya merupakan bagian dari muatan atau aktivitas pemilik kendaraan.
Dengan demikian, dugaan mengenai minyak subsidi maupun faktor lain yang berkaitan dengan kebakaran belum dapat disimpulkan sebelum hasil pemeriksaan dan penyelidikan resmi aparat kepolisian diperoleh.
Keterangan lebih lanjut mengenai kerugian material, penyebab pasti kebakaran, serta status drum yang diduga berisi minyak tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.












