Hari Libur Tak Hentikan Semangat Gotong Royong, Satgas TMMD dan Warga Kebut Penyelesaian Sasaran Fisik di Serengan

  • Bagikan
IMG 20260802 WA0012

SURAKARTA – Semangat pengabdian tanpa mengenal hari libur kembali ditunjukkan personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735/Surakarta. Memasuki hari Minggu (2/8/2026), para prajurit TNI bersama warga tetap melanjutkan pekerjaan pembangunan infrastruktur di Kampung Makam Bergolo RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Alih-alih menjadikan akhir pekan sebagai waktu untuk beristirahat, personel Satgas TMMD justru memanfaatkan momentum tersebut untuk mempercepat penyelesaian sasaran fisik program. Sejak pagi, mereka bergotong royong melakukan pemerataan tanah menggunakan angkong sebagai alat angkut sederhana serta melanjutkan pengecoran penutup saluran air yang menjadi bagian penting dari proyek pembangunan.

Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. TNI dan masyarakat bekerja berdampingan tanpa sekat, mencerminkan semangat kemanunggalan yang selama ini menjadi ruh utama pelaksanaan program TMMD.

Danramil 03 Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menegaskan bahwa tidak ada istilah hari libur selama target pembangunan belum sepenuhnya tercapai.

“Tidak ada istilah Minggu libur. Anggota Satgas TMMD bersama masyarakat tetap bekerja sebagaimana hari-hari sebelumnya karena masih banyak sasaran fisik yang harus diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan pekerjaan pada hari Minggu justru memberikan keuntungan tersendiri karena semakin banyak warga yang dapat terlibat. Sebagian besar masyarakat setempat berprofesi sebagai buruh, sehingga hari libur menjadi kesempatan bagi mereka untuk ikut bergotong royong bersama personel TNI.

“Kehadiran warga dalam jumlah yang lebih banyak menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pengabdian terbaik. Partisipasi aktif masyarakat membuktikan bahwa pembangunan ini benar-benar menjadi milik bersama,” tambahnya.

Peningkatan partisipasi masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Warga dari berbagai kalangan bahu-membahu mengangkut material, meratakan tanah, hingga membantu proses pengecoran. Kolaborasi tersebut mempercepat pekerjaan sekaligus memperkuat hubungan sosial antara aparat TNI dan masyarakat.

Ketua RW 06, Ibnu Subandi, mengapresiasi dedikasi personel Satgas TMMD yang dinilainya bekerja tanpa mengenal lelah demi kepentingan warga. Menurutnya, semangat yang ditunjukkan para prajurit menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan lingkungan.

“Kami sebagai warga merasa termotivasi melihat semangat kerja anggota TNI. Atas nama seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Semoga kerja keras TNI dan masyarakat dalam membangun saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter serta pavingisasi ini menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan, dan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” ungkapnya.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong sebagai fondasi pembangunan nasional. Kehadiran TNI di tengah masyarakat menjadi simbol sinergi antara negara dan rakyat dalam menghadirkan infrastruktur yang lebih layak, meningkatkan kualitas lingkungan, sekaligus mempererat persatuan.

Melalui semangat kebersamaan yang tetap menyala meski di hari libur, pelaksanaan TMMD di Kelurahan Serengan menunjukkan bahwa pembangunan yang dikerjakan secara gotong royong bukan sekadar menyelesaikan proyek fisik, tetapi juga membangun solidaritas, kepedulian, dan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *