SURAKARTA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0735/Surakarta tidak hanya berfokus pada percepatan pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi ruang penguatan nilai-nilai gotong royong, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Suasana kebersamaan terlihat jelas pada pelaksanaan kegiatan, Jumat (31/7/2026), ketika prajurit TNI, anggota organisasi kemasyarakatan (Ormas), dan warga bergotong royong menyelesaikan sasaran fisik berupa pembangunan saluran air di wilayah Kelurahan Serengan. Kolaborasi tersebut mencerminkan sinergi lintas elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kepentingan bersama.
Komandan Koramil (Danramil) 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menjelaskan bahwa pembangunan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan simbol kuatnya persatuan yang terbangun melalui Program TMMD.
Menurutnya, TMMD menjadi wadah yang mampu menyatukan berbagai latar belakang masyarakat dalam satu tujuan bersama, yakni membangun lingkungan yang lebih baik melalui semangat kebersamaan.
“Program ini membuktikan bahwa perbedaan bukanlah penghalang untuk bekerja bersama. Justru melalui kebersamaan inilah tercipta kekuatan yang mampu mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujar Kapten Tri Rusman.
Ia menambahkan, semangat gotong royong yang tumbuh selama pelaksanaan TMMD harus terus dipelihara karena menjadi modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.
Lebih dari sekadar menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat, kegiatan gotong royong juga menumbuhkan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan. Masyarakat yang terlibat secara langsung akan memiliki kepedulian lebih besar untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun bersama.
Kapten Tri Rusman menilai budaya gotong royong merupakan pilar utama dalam memperkuat solidaritas sosial. Melalui kerja bersama, masyarakat belajar menghargai kontribusi setiap individu, membangun rasa saling percaya, serta memperkuat ikatan antarsesama tanpa memandang perbedaan.
“Nilai-nilai gotong royong harus terus dijaga dan dilestarikan sebagai warisan budaya bangsa. Dengan semangat kebersamaan yang terus terpelihara, masyarakat Kelurahan Serengan maupun Kecamatan Serengan secara umum akan semakin harmonis, saling mendukung, serta mampu bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, sejahtera, dan berdaya saing,” tegasnya.
Program TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 menjadi bukti bahwa pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur fisik, tetapi juga dari tumbuhnya kebersamaan, kepedulian sosial, dan kemitraan yang erat antara TNI dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan sekaligus memperkokoh persatuan di tengah kehidupan bermasyarakat.












