Panas Terik Tak Surutkan Semangat, Satgas TMMD Bersama Polri, Ormas, dan Warga Kebut Perbaikan Saluran Air di Serengan

  • Bagikan
IMG 20260729 WA0050

SURAKARTA – Terik matahari yang menyengat sejak pagi tidak mengurangi semangat personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), jajaran Polri, organisasi kemasyarakatan, serta warga dalam mempercepat pembangunan saluran air di kawasan Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (29/7/2026).

Di lokasi pekerjaan, personel Satgas TMMD dari Kodim 0735/Surakarta bekerja berdampingan dengan anggota Polri, perwakilan organisasi masyarakat MTA dan LDII, serta masyarakat setempat. Mereka bergotong royong memasang anyaman kawat (wiremesh/hermesh) dan bekisting (bodex) sebagai bagian dari tahapan konstruksi perbaikan saluran air sepanjang 97 meter yang berada di RT 02 dan RT 06 RW 06.

Sejak awal kegiatan, seluruh unsur yang terlibat menunjukkan koordinasi yang solid. Meski cuaca cukup ekstrem, proses pembangunan tetap berlangsung sesuai rencana. Pekerjaan fisik tersebut merupakan salah satu sasaran utama dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang ditargetkan rampung dalam waktu 30 hari.

Babinsa Kelurahan Serengan, Serda Djoko Riyadi, mengatakan semangat gotong royong yang ditunjukkan seluruh elemen menjadi cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat. Menurutnya, kolaborasi tersebut tidak hanya mempercepat penyelesaian pembangunan, tetapi juga mempererat hubungan sosial antara aparat dan masyarakat.

“Sinergi antara TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan warga menjadi kekuatan utama dalam menyelesaikan pekerjaan ini. Semangat kebersamaan inilah yang membuat pembangunan berjalan lebih efektif sekaligus memperkuat rasa kekeluargaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Koramil (Danramil) 03 Serengan Kodim 0735/Surakarta, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menegaskan bahwa kondisi cuaca bukan menjadi hambatan bagi personel Satgas TMMD dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.

Ia menyampaikan optimisme bahwa seluruh sasaran fisik TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 dapat diselesaikan tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

“Semangat anggota Satgas bersama masyarakat tetap tinggi. Kami optimistis seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai target sehingga saluran air ini segera dapat dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran lingkungan, meningkatkan mobilitas warga, serta memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi masyarakat,” katanya.

Program TMMD, lanjutnya, merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Perbaikan saluran air tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, mengurangi potensi genangan, serta menciptakan kawasan permukiman yang lebih aman dan nyaman.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, kegiatan TMMD juga memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Indonesia. Kehadiran aparat TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, dan warga dalam satu barisan menunjukkan bahwa percepatan pembangunan akan lebih efektif ketika dilandasi semangat kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab bersama terhadap kemajuan lingkungan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *