SURAKARTA – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, terus menunjukkan percepatan. Personel Satgas TMMD bersama organisasi kemasyarakatan (Ormas), Linmas, dan masyarakat bergotong royong mengerjakan pembongkaran begesteng di sisi kanan dan kiri saluran serta melakukan pemerataan tanah hasil galian pada proyek perbaikan saluran air.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (28/7/2026) tersebut dipusatkan di kawasan Makam Bergolo, RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan. Sasaran fisik yang dikerjakan meliputi perbaikan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi konstruksi mencapai 1,5 meter.
Sejak pagi, personel gabungan terlihat bekerja secara terpadu. Sebagian membongkar konstruksi lama, sementara yang lain meratakan tanah hasil galian untuk mempercepat tahapan pembangunan berikutnya. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi salah satu kekuatan utama dalam memastikan pekerjaan berjalan efektif sesuai jadwal.
Danramil 03/Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan dilakukan sebagai bagian dari komitmen menyelesaikan seluruh sasaran fisik TMMD tepat waktu. Menurutnya, program tersebut merupakan implementasi tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dijalankan TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Ia menegaskan, perbaikan saluran air menjadi salah satu prioritas utama dalam TMMD Sengkuyung Tahap III karena keberadaannya dinilai penting untuk meningkatkan sistem drainase lingkungan sekaligus mengurangi potensi genangan saat musim hujan.
“Seluruh sasaran fisik terus kami kebut agar dapat selesai sesuai target. Program TMMD memiliki batas waktu pelaksanaan selama 30 hari, sehingga setiap tahapan pekerjaan harus berjalan efektif dan terukur,” ujar Kapten Tri Rusman Prasetyo.
Ia menambahkan, keberhasilan penyelesaian proyek tidak hanya bergantung pada semangat personel Satgas TMMD, tetapi juga dukungan masyarakat yang secara sukarela terlibat dalam pekerjaan di lapangan. Selain itu, ketersediaan material konstruksi yang terus dipasok ke lokasi setiap hari menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran proses pembangunan.
Menurutnya, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, Ormas, Linmas, dan warga merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas pelaksanaan TMMD di berbagai daerah.
Melalui pembangunan saluran air tersebut, diharapkan sistem drainase di kawasan Serengan menjadi lebih baik sehingga mampu mendukung kenyamanan lingkungan sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur permukiman. Program TMMD juga diharapkan terus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara langsung.












