Api Lahap Lahan Tebu PG Soedhono di Ngawi, Polisi dan Damkar Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 07 23 at 05.03.55

NGAWI – Kepulan asap yang disusul kobaran api muncul dari tengah lahan tebu milik PG Soedhono di Dusun Kedungprahu, Desa Widodaren, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kebakaran tersebut segera mendapat penanganan setelah warga yang mengetahui kejadian melaporkannya kepada perangkat desa. Informasi itu kemudian diteruskan kepada jajaran Polsek Widodaren, Polres Ngawi.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Widodaren langsung bergerak menuju lokasi. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran Kecamatan Widodaren untuk mengendalikan api yang membakar area perkebunan tebu.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, titik api pertama kali terlihat dari bagian tengah lahan. Kondisi tanaman tebu yang telah mengering membuat api berpotensi dengan cepat menjalar dan meluas ke area lain.

Petugas pemadam kebakaran bersama personel kepolisian kemudian melakukan upaya pemadaman menggunakan satu unit mobil pemadam. Berkat respons cepat dan koordinasi di lapangan, api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar 30 menit setelah petugas tiba di lokasi.

Setelah api padam, petugas melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti berupa satu batang tebu yang terbakar.

Polisi juga masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran. Dari pemeriksaan awal, area yang terbakar diketahui merupakan lahan milik PG Soedhono dengan kondisi daun tebu kering yang mudah terbakar.

Sementara itu, dugaan awal menyebut kebakaran kemungkinan dipicu oleh panas matahari dan gesekan daun tebu kering. Namun, kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti peristiwa tersebut.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Adapun kerugian material masih dalam proses pendataan oleh pihak PG Soedhono.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Widodaren AKP Farid Suharta, S.H., mengimbau pengelola perkebunan dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang kering.

“Pastikan area perkebunan dipantau secara berkala, hindari aktivitas yang dapat memicu kebakaran, dan segera laporkan kepada kepolisian atau petugas pemadam kebakaran apabila menemukan titik api agar dapat segera ditangani sebelum meluas,” kata AKP Farid.

Penanganan cepat tersebut menjadi kunci untuk mencegah api menjalar lebih luas dan membatasi dampak kebakaran di area perkebunan tebu milik PG Soedhono.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *