SRAGEN – Pendidikan karakter tidak selalu berlangsung di dalam ruang kelas. Di halaman MTsN 8 Kalijambe, Kabupaten Sragen, nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama ditanamkan melalui latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang melibatkan jajaran Koramil 18/Kalijambe Kodim 0725/Sragen.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (21/7/2026) tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan generasi muda melalui pendekatan yang menekankan keteraturan, ketepatan, serta kekompakan. Latihan dipimpin Sertu Teguh Widodo bersama seorang anggota Koramil 18/Kalijambe.
Sejumlah siswa mengikuti kegiatan dengan antusias. Di bawah arahan instruktur, mereka berlatih berbagai gerakan dasar PBB, mulai dari sikap sempurna, penghormatan, perubahan gerakan, hingga berjalan dan membentuk formasi barisan secara serempak.
Setiap gerakan menuntut konsentrasi dan kepatuhan terhadap instruksi. Kesalahan kecil dalam barisan harus segera diperbaiki, sementara setiap siswa dituntut mampu menyesuaikan diri dengan gerakan kelompok. Dari proses tersebut, latihan PBB tidak sekadar menjadi aktivitas fisik, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran mengenai pentingnya disiplin dan tanggung jawab dalam mencapai tujuan bersama.
Sertu Teguh Widodo mengatakan, latihan PBB memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sejak usia sekolah. Menurutnya, kebiasaan untuk tertib, tepat waktu, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama merupakan nilai yang akan terus dibutuhkan dalam berbagai tahapan kehidupan.
“Kami ingin menanamkan kebiasaan disiplin, rasa tanggung jawab, dan jiwa kepemimpinan kepada para siswa. Nilai-nilai itu akan menjadi bekal berharga untuk meraih prestasi sekaligus menjadi generasi yang mencintai bangsa dan negaranya,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembentukan karakter tidak dapat dilakukan secara instan. Diperlukan proses pembiasaan yang dilakukan secara konsisten, baik melalui pendidikan formal maupun kegiatan yang memberikan pengalaman langsung kepada para pelajar.
Dalam konteks tersebut, latihan PBB menjadi salah satu metode yang dinilai efektif karena menggabungkan unsur kedisiplinan individu dengan tanggung jawab kolektif. Siswa belajar bahwa keberhasilan sebuah formasi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan satu orang, melainkan oleh kesediaan seluruh anggota untuk bergerak dalam ritme dan tujuan yang sama.
Pihak MTsN 8 Kalijambe menyambut positif dukungan Koramil 18/Kalijambe dalam kegiatan pembinaan karakter peserta didik. Pelatihan tersebut dinilai memberikan pengalaman yang berbeda bagi siswa sekaligus memperkuat sinergi antara institusi pendidikan dan aparat kewilayahan.
Selain melatih ketangkasan dan keteraturan gerak, kegiatan PBB juga dinilai mampu membangun kepercayaan diri, ketahanan mental, serta kemampuan bekerja sama antarsiswa. Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dalam menghadapi perubahan zaman.
Melalui kegiatan semacam ini, pendidikan karakter diharapkan tidak berhenti pada penyampaian teori. Nilai disiplin, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kerja sama diupayakan hadir dalam pengalaman nyata sehingga dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang melekat dalam kehidupan para siswa.












