Danramil Serengan Terjun Langsung, Satgas TMMD Bersama Warga Percepat Pengecoran Saluran Air

  • Bagikan
IMG 20260722 WA0002

SURAKARTA – Semangat gotong royong mewarnai pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang digelar Kodim 0735/Surakarta. Di tengah aktivitas pembangunan, Danramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., turut terjun langsung memimpin sekaligus memotivasi personel Satgas TMMD, unsur kepolisian, organisasi kemasyarakatan (ormas), dan warga dalam pengerjaan pengecoran begesteng saluran air di kawasan Makam Bergolo, RT 02 dan RT 06, RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (22/7/2026).

Sejak pagi, lokasi sasaran fisik TMMD tersebut telah dipenuhi aktivitas pembangunan. Para personel Satgas TMMD bersama masyarakat bekerja secara bahu-membahu menyelesaikan pengecoran begesteng pada sisi kanan dan kiri saluran air. Di bawah arahan Danramil 03/Serengan, setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara terukur, mulai dari penggalian, perakitan, pembuatan, hingga pemasangan begesteng sebelum proses pengecoran dilaksanakan.

Kehadiran langsung Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo di tengah-tengah para pekerja menjadi penyemangat tersendiri. Ia tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga ikut terlibat dalam proses pekerjaan di lapangan.

“Pembangunan ini membutuhkan kerja sama semua pihak. Karena itu, kami terus mendorong semangat gotong royong antara TNI, Polri, ormas, dan masyarakat agar sasaran yang telah ditetapkan dapat diselesaikan dengan baik dan sesuai standar,” ujar Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo.

Proses pengecoran berlangsung dengan dukungan mobil molen yang berpadu dengan tenaga manual para personel dan warga. Perpaduan antara peralatan dan tenaga manusia tersebut membuat proses pengerjaan berjalan lebih efektif, sekaligus tetap memperhatikan kualitas konstruksi.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan saluran air ini bukan sekadar proyek fisik. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu menjawab persoalan lingkungan yang selama ini kerap mengganggu aktivitas warga, khususnya ketika musim hujan tiba.

Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo menjelaskan, kondisi saluran air sebelum dilakukan perbaikan belum mampu mendukung kelancaran aliran air secara optimal. Akibatnya, permukaan jalan di sekitar lokasi kerap tergenang dan dalam kondisi tertentu berpotensi menimbulkan banjir.

“Selama musim hujan, permukaan jalan sering tergenang air. Kondisi tersebut tentu dapat mengganggu aktivitas dan mobilitas masyarakat. Melalui pembangunan saluran air ini, kami berharap persoalan tersebut dapat diminimalkan,” katanya.

Pembangunan saluran air itu juga memiliki arti penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang lebih baik akan mendukung kelancaran akses warga, baik untuk kegiatan sehari-hari maupun mobilitas barang dan jasa.

Dengan selesainya pekerjaan tersebut, aksesibilitas masyarakat Kelurahan Serengan diharapkan semakin lancar. Pergerakan warga dan distribusi barang dapat berlangsung lebih efektif, sehingga pada akhirnya turut mendukung tumbuhnya aktivitas ekonomi lokal, termasuk usaha mikro dan perdagangan masyarakat.

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan tidak hanya bertumpu pada kekuatan pemerintah atau institusi tertentu. Kolaborasi antara TNI, Polri, ormas, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Di tengah derasnya tuntutan pembangunan perkotaan, semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam pengerjaan saluran air di Kelurahan Serengan menjadi gambaran bahwa kekuatan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari hasil akhirnya, tetapi juga dari kebersamaan yang tumbuh selama prosesnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *