Hari Ke-6 TMMD Sengkuyung Tahap III 2026, Kodim 0735/Surakarta Percepat Pembangunan Saluran Air di Serengan

  • Bagikan
IMG 20260720 WA0123

Surakarta — Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0735/Surakarta terus menunjukkan perkembangan signifikan. Memasuki hari keenam pelaksanaan, Senin (20/7/2026), Satgas TMMD bersama masyarakat memfokuskan pekerjaan pada perakitan dan pemasangan papan bekisting (begesteng) di sisi kanan dan kiri saluran air sebagai persiapan sebelum proses pengecoran dimulai.

Pembangunan saluran air tersebut menjadi sasaran fisik utama TMMD dengan panjang mencapai 97 meter dan tinggi 1,5 meter. Lokasi pekerjaan berada di RT 02 dan RT 06 RW 06, kawasan Makam Bergolo, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Program TMMD Sengkuyung Tahap III resmi dibuka pada 15 Juli 2026 dan dijadwalkan berlangsung selama 30 hari. Seluruh rangkaian pembangunan ditargetkan selesai tepat waktu sesuai rencana yang telah ditetapkan oleh Komando Atas, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.

Di lapangan, personel Satgas TMMD bersama warga terlihat bekerja secara bergotong royong merakit dan memasang bekisting sekaligus mengangkut tanah hasil galian saluran. Tahapan ini memiliki peran penting dalam memastikan proses pengecoran berjalan optimal sehingga menghasilkan konstruksi saluran air yang kokoh, presisi, dan memiliki daya tahan jangka panjang.

Komandan Koramil 03/Serengan, Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., menjelaskan bahwa percepatan pekerjaan terus dilakukan tanpa mengabaikan kualitas konstruksi. Menurutnya, pemasangan bekisting merupakan bagian krusial dalam menjaga bentuk, dimensi, serta mutu saluran air yang sedang dibangun.

“Kami terus berupaya mempercepat pengerjaan bersama warga agar pembangunan saluran air ini segera selesai dan dapat dimanfaatkan masyarakat. Antusiasme warga sangat luar biasa dalam membantu pekerjaan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan saluran air tersebut diharapkan mampu meningkatkan sistem drainase di kawasan Serengan sehingga aliran air menjadi lebih lancar, terutama saat musim hujan. Infrastruktur tersebut juga diyakini akan mendukung kenyamanan aktivitas masyarakat, mengurangi potensi genangan, serta memberikan dampak positif terhadap mobilitas dan pertumbuhan ekonomi warga di sekitar lokasi.

Lebih dari sekadar pembangunan fisik, pelaksanaan TMMD kembali memperlihatkan kuatnya budaya gotong royong antara TNI dan masyarakat. Sinergi yang terjalin selama proses pembangunan mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi dalam mempercepat pembangunan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui kolaborasi yang terus terbangun hingga hari keenam pelaksanaan, Program TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Kota Surakarta.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *