Sat Samapta Polres Ngawi Tingkatkan Kemampuan Dalmas, Perkuat Kesiapsiagaan Personel Hadapi Potensi Gangguan Kamtibmas

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 07 16 at 09.07.59

NGAWI – Satuan Samapta Polres Ngawi terus memperkuat kapasitas personelnya dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui latihan peningkatan kemampuan Pengendalian Massa (Dalmas). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Satya Haprabu Polres Ngawi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan aparat dalam menjalankan tugas pengamanan secara profesional, terukur, dan mengedepankan pendekatan humanis.

Latihan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Samapta Polres Ngawi, AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., dengan melibatkan personel Sat Samapta serta anggota Dalmas kerangka dari seluruh Polsek jajaran. Seluruh rangkaian latihan mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa sebagai landasan pelaksanaan tugas di lapangan.

Melalui kegiatan tersebut, personel tidak hanya berlatih membentuk formasi Dalmas, tetapi juga memperdalam pemahaman mengenai prosedur operasional, teknik pengendalian massa, hingga simulasi penanganan situasi yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan. Pendekatan ini dirancang untuk memastikan setiap anggota mampu bertindak secara cepat, tepat, dan proporsional sesuai tingkat eskalasi yang dihadapi.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Samapta AKP Dandung Setiawan menjelaskan bahwa latihan rutin merupakan investasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, sekaligus memastikan setiap personel memiliki kesiapan teknis maupun mental saat menjalankan tugas pengamanan.

“Melalui latihan ini, diharapkan seluruh personel semakin memahami tahapan dan formasi Dalmas sesuai Perkap Nomor 16 Tahun 2006, sehingga mampu melaksanakan tugas pengamanan secara tepat, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat,” ujar AKP Dandung, Kamis (17/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan pengamanan bukan semata-mata ditentukan oleh kemampuan fisik personel, melainkan juga oleh kesamaan persepsi, koordinasi yang solid, serta pemahaman terhadap prosedur yang berlaku. Karena itu, latihan dilaksanakan secara berkala untuk membangun respons yang terintegrasi ketika menghadapi dinamika situasi di lapangan.

Selain mengasah kemampuan teknis, latihan tersebut menjadi sarana memperkuat soliditas antarpersonel. Keseragaman gerakan, komunikasi yang efektif, dan disiplin dalam menjalankan setiap tahapan pengendalian massa dinilai menjadi faktor penting agar tindakan kepolisian tetap profesional dan tidak keluar dari koridor hukum.

Polres Ngawi menegaskan bahwa seluruh pelaksanaan tugas pengendalian massa selalu berorientasi pada perlindungan hak masyarakat, dengan mengedepankan prinsip persuasif, preventif, serta penggunaan tindakan secara bertahap sesuai ketentuan yang berlaku. Pendekatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan penghormatan terhadap hak-hak warga negara.

Melalui peningkatan kemampuan yang dilakukan secara berkesinambungan, Polres Ngawi berharap setiap personel semakin siap menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan serta mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesiapan tersebut diharapkan turut memperkuat stabilitas keamanan sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Ngawi tetap terpelihara dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *