PALEMBANG — Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat implementasi program Polri Presisi melalui pengembangan kemitraan strategis dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi antara jajaran Polda Sumatera Selatan dan Ikatan Motor Besar Indonesia (IMBI) Sumatera Selatan yang berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Mapolda Sumsel, Senin (6/7/2026).
Pertemuan yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menjadi bagian dari upaya membangun sinergi berkelanjutan antara institusi kepolisian dan komunitas otomotif dalam mendukung terciptanya keamanan, ketertiban, serta budaya berlalu lintas yang semakin baik di tengah masyarakat.
Kapolda didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., Kabid TIK Kombes Pol Teddy Rayendra, S.I.K., M.I.K., Dir Binmas Kombes Pol Hari Purnomo, S.I.K., S.H., M.H., M.Han., serta Kasat PJR Ditlantas Polda Sumsel.
Sementara itu, rombongan IMBI Sumatera Selatan dipimpin Ketua IMBI Sumsel Sofyan Bahri bersama Penasehat IMBI Brigjen Pol (Purn.) Irawan David Syah, Sekretaris Reka Reksa, Kepala Seksi Organisasi Fakhruddin Halik, dan Humas IMBI Sumsel Achmad Mujarnal.
Suasana audiensi berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak membahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan budaya tertib berlalu lintas, peningkatan keselamatan berkendara, pelaksanaan kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga optimalisasi peran komunitas motor besar sebagai mitra kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumatera Selatan menegaskan bahwa komunitas memiliki posisi penting sebagai bagian dari kekuatan sosial yang mampu berkontribusi dalam menciptakan keamanan berbasis partisipasi masyarakat. Menurutnya, kemitraan yang dibangun melalui komunikasi terbuka akan memperkuat fungsi edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan yang efektif antara kepolisian dan komunitas.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan. Dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas motor besar, menjadi modal penting untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Kami membuka ruang kolaborasi bagi seluruh komunitas yang memiliki semangat membangun Sumatera Selatan,” ujar Irjen Pol Sandi Nugroho.
Pendekatan tersebut, lanjutnya, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menempatkan kolaborasi bersama masyarakat sebagai salah satu fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kepolisian yang modern, humanis, adaptif, dan berkelanjutan. Melalui kemitraan yang kuat, kepolisian berharap mampu mendorong tumbuhnya disiplin berlalu lintas, memperkuat kohesi sosial, sekaligus menciptakan ruang publik yang aman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Polda Sumsel juga memandang komunitas motor besar memiliki potensi strategis untuk mendukung berbagai program kepolisian. Dengan jaringan anggota yang luas serta mobilitas tinggi, komunitas dinilai mampu menjadi agen penyebarluasan edukasi keselamatan berkendara, membantu penyampaian informasi kepada masyarakat, hingga berpartisipasi aktif dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan di berbagai wilayah Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menambahkan bahwa audiensi tersebut merupakan bagian dari komitmen institusinya dalam memperkuat komunikasi publik sekaligus memperluas jejaring kemitraan dengan berbagai komunitas yang memiliki kepedulian terhadap kepentingan masyarakat.
“Kemitraan dengan komunitas merupakan implementasi nyata Polri Presisi. IMBI Sumatera Selatan memiliki potensi besar sebagai mitra strategis dalam membangun budaya tertib berlalu lintas, memperkuat kepedulian sosial, dan mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif. Polda Sumsel akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh komunitas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Nandang.
Melalui pertemuan tersebut, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas ruang kolaborasi dengan seluruh komponen masyarakat. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan berbagai program bersama yang tidak hanya meningkatkan keselamatan berlalu lintas, tetapi juga memperkuat keamanan lingkungan serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Bumi Sriwijaya.
Kemitraan antara kepolisian dan komunitas dinilai menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks. Dengan mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai mitra pembangunan, Polda Sumatera Selatan berupaya membangun ekosistem keamanan yang inklusif, di mana setiap elemen memiliki peran aktif dalam menjaga stabilitas sosial dan menciptakan lingkungan yang tertib serta berkeadaban.












