KABANJAHE, KARO — Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Karo menegaskan komitmennya terhadap pendekatan kepolisian yang humanis melalui kunjungan dan pemberian motivasi kepada warga binaan di Rumah Tahanan/Lembaga Pemasyarakatan (Rutan/Lapas) Kabanjahe, Selasa (30/6).
Kunjungan yang dipimpin Kapolres Karo, AKBP Pebriandi Haloho, tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Momentum ini dimanfaatkan untuk memberikan dukungan moral kepada warga binaan agar tetap memiliki harapan serta semangat menjalani masa pembinaan sebagai bekal membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke tengah masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres menyampaikan bahwa setiap individu memiliki peluang untuk memperbaiki diri, terlepas dari kesalahan yang pernah dilakukan. Menurutnya, masa pembinaan seharusnya dipandang sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih positif.
Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk menjalani proses pembinaan dengan disiplin, menjaga perilaku yang baik, serta memanfaatkan setiap program pembinaan sebagai sarana meningkatkan kualitas diri. Dengan demikian, ketika masa pidana berakhir, mereka diharapkan mampu kembali ke lingkungan masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab dan produktif.
Kegiatan tersebut mencerminkan semangat Hari Bhayangkara ke-80 yang mengedepankan pengabdian Polri kepada seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang. Melalui pendekatan persuasif dan penuh empati, Polres Karo berupaya membangun optimisme di kalangan warga binaan sekaligus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Suasana kunjungan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para warga binaan tampak antusias mengikuti sesi motivasi yang disampaikan Kapolres. Interaksi yang terjalin diharapkan tidak hanya memberikan dorongan psikologis selama menjalani masa pembinaan, tetapi juga menumbuhkan keyakinan bahwa kesempatan untuk memulai kehidupan baru tetap terbuka bagi siapa pun yang memiliki kemauan untuk berubah.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Karo menegaskan bahwa peringatan Hari Bhayangkara bukan semata-mata menjadi agenda seremonial, melainkan juga momentum memperkuat nilai pengabdian, kepedulian sosial, dan pendekatan humanis dalam membangun hubungan yang lebih erat antara Polri dan masyarakat, termasuk mereka yang tengah menjalani proses pembinaan di lembaga pemasyarakatan.












