Bidpropam Polda Jatim Perkuat Etika Profesi Personel Polres Ngawi untuk Tingkatkan Integritas dan Pelayanan Publik

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 30 at 04.28.54

NGAWI — Kepolisian Daerah Jawa Timur melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) terus memperkuat budaya integritas di lingkungan kepolisian dengan menggelar Pembinaan Etika Profesi Polri Semester I Tahun Anggaran 2026 di Polres Ngawi, Selasa (30/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sistematis untuk meningkatkan profesionalisme personel sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pembinaan yang berlangsung di Aula Barnadip, Gedung Satreskrim Polres Ngawi, diikuti oleh Kasi Propam Polres Ngawi AKP Suroyo beserta jajaran, perwakilan personel dari berbagai bagian, satuan, dan seksi di lingkungan Polres Ngawi, serta anggota dari seluruh Polsek jajaran.

Tim pembina dari Bidpropam Polda Jawa Timur dipimpin oleh Paurbinetika Subbidwabprof Bidpropam Polda Jatim, Iptu Andika Fibri Laksono, S.M., bersama sejumlah anggota tim. Dalam sesi pembinaan, Ipda Daryono, S.H., menyampaikan materi mengenai pentingnya pemahaman serta implementasi Kode Etik Profesi Polri sebagai landasan moral dan hukum dalam setiap pelaksanaan tugas kepolisian.

Materi tersebut menekankan bahwa kepatuhan terhadap kode etik bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Melalui pemahaman yang komprehensif mengenai norma profesi, setiap personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara objektif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Di tempat terpisah, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., memberikan apresiasi atas pelaksanaan pembinaan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas sumber daya manusia harus berjalan seiring dengan penguatan integritas sebagai modal utama dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas.

“Pembinaan etika profesi merupakan bagian penting dalam membentuk karakter anggota Polri yang berintegritas, profesional, dan bertanggung jawab. Kami berharap seluruh personel Polres Ngawi dapat menjadikan kegiatan ini sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga marwah institusi Polri,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Ia menambahkan bahwa etika profesi merupakan fondasi yang tidak dapat dipisahkan dari pelaksanaan tugas kepolisian di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Karena itu, pembinaan secara berkelanjutan menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap anggota tetap menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme dalam menjalankan amanah negara.

“Etika profesi adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas Kepolisian. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap anggota Polres Ngawi senantiasa bekerja secara profesional, humanis, berintegritas, serta menjunjung tinggi kode etik Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.

Pembinaan etika profesi ini juga diarahkan untuk memperkuat budaya organisasi yang berorientasi pada pencegahan pelanggaran disiplin maupun kode etik. Dengan pemahaman yang semakin baik terhadap regulasi dan nilai-nilai profesi, personel diharapkan mampu mengambil keputusan secara tepat, menjunjung tinggi integritas, serta menjaga kehormatan institusi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian pembinaan berjalan aman, tertib, dan lancar. Melalui program ini, Bidpropam Polda Jawa Timur berharap terbangun sumber daya manusia Polri yang semakin profesional, berkarakter, dan adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik, sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Republik Indonesia.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *