SRAGEN – Komitmen TNI dalam mendampingi masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di tingkat desa. Babinsa Koramil 17/Miri Kodim 0725/Sragen, Serma Totok Nurianto, bersama warga bergotong royong memperbaiki atap rumah milik Abdullah yang mengalami kebocoran di Desa Doyong, Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, Senin (29/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menempatkan Babinsa tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga mitra masyarakat dalam membantu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi warga. Perbaikan dilakukan pada bagian atap yang rusak agar rumah kembali layak, aman, dan nyaman untuk ditempati.
Dengan melibatkan partisipasi warga setempat, proses rehabilitasi berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama yang mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus mempererat hubungan sosial di lingkungan desa.
Di sela kegiatan, Serma Totok Nurianto menegaskan bahwa kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas seorang Babinsa. Menurutnya, kehadiran TNI di tengah masyarakat harus memberikan manfaat nyata, terutama ketika warga membutuhkan bantuan.
“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu hadir, bukan hanya dalam kegiatan formal, tetapi juga saat warga menghadapi kesulitan. Inilah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.
Bagi Abdullah, bantuan tersebut memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar perbaikan fisik rumah. Ia mengaku bersyukur atas kepedulian Babinsa dan warga yang dengan sukarela menyumbangkan tenaga serta waktu sehingga rumahnya dapat kembali terlindungi dari kebocoran.
Suasana kekeluargaan tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Di tengah pekerjaan, canda dan komunikasi hangat antarwarga menjadi cerminan kuatnya budaya gotong royong yang masih terpelihara di Desa Doyong, sekaligus menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan bersama mampu memperkuat solidaritas sosial.
Melalui kegiatan tersebut, Koramil 17/Miri Kodim 0725/Sragen kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai bagian dari masyarakat. Pendampingan yang dilakukan Babinsa tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga menyentuh kebutuhan sosial kemasyarakatan melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi warga.
Perbaikan atap rumah Abdullah menjadi gambaran bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menghadirkan solusi sederhana namun bermakna. Di balik setiap genteng yang kembali terpasang, tersimpan nilai kepedulian, kebersamaan, dan semangat kemanunggalan yang terus dijaga sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.












