Dandim dan Kapolres Boyolali Pimpin Patroli Pengesahan Warga Baru PSHT, Perkuat Sinergi Wujudkan Wilayah Aman dan Kondusif

  • Bagikan
IMG 20260629 WA0041

BOYOLALI – Komitmen menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat kembali diperlihatkan melalui sinergi TNI dan Polri di Kabupaten Boyolali. Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin bersama Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., memimpin langsung patroli sekaligus pengamanan kegiatan Pengesahan Warga Baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Tahun 2026 yang berlangsung di Dukuh Getasari, Desa Gladaksari, Kecamatan Gladaksari, Senin (29/6/2026).

Patroli tersebut merupakan bagian dari langkah preventif aparat keamanan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran unsur TNI-Polri di lokasi tidak hanya bertujuan mengantisipasi potensi gangguan keamanan, tetapi juga memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dengan seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan.

Ketua PSHT Cabang Boyolali, Komarudin, S.T., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada para calon warga yang resmi disahkan sebagai Warga Tingkat I PSHT Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa momentum pengesahan bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab moral untuk menjaga kehormatan perguruan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, nilai-nilai persaudaraan, gotong royong, sikap saling menghormati, serta semangat kebersamaan harus senantiasa menjadi pedoman setiap warga PSHT dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh anggota untuk terus merawat keberagaman sebagai implementasi nyata semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Komarudin turut mengingatkan seluruh peserta agar tidak melakukan konvoi kendaraan, menggunakan knalpot brong, maupun mengonsumsi minuman keras setelah kegiatan berakhir. Ia menilai kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan merupakan cerminan warga PSHT yang bermartabat sekaligus bentuk kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Boyolali.

Sementara itu, Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menegaskan bahwa tradisi pengesahan warga baru merupakan bagian dari dinamika organisasi yang patut dihormati, namun pelaksanaannya harus tetap mengedepankan tanggung jawab serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Kami bersama Polres Boyolali berkomitmen mengawal seluruh rangkaian kegiatan agar berlangsung aman dan lancar. TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat sebagai mitra dalam menjaga stabilitas wilayah. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas Boyolali dan menunjukkan bahwa warga PSHT mampu menjadi teladan dalam memperkuat persatuan, menjaga ketertiban, serta menciptakan kedamaian di tengah kehidupan bermasyarakat,” ujar Dandim.

Kolaborasi erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan organisasi kemasyarakatan dalam pengamanan kegiatan ini menjadi gambaran nyata bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan semangat kebersamaan tersebut, diharapkan setiap agenda masyarakat dapat berlangsung secara damai, tertib, serta semakin memperkokoh persatuan dan harmoni sosial di Kabupaten Boyolali.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *