Polres Ngawi Buka Ruang Dialog Publik, Perkuat Kolaborasi untuk Tingkatkan Pelayanan Kepolisian

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 26 at 04.48.17

NGAWI – Polres Ngawi mempertegas komitmennya dalam membangun pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026. Forum yang berlangsung di Ruang Bernadip Gedung Satreskrim Polres Ngawi, Jumat (26/6/2026), menjadi wadah dialog antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat guna mengevaluasi sekaligus memperkuat kualitas pelayanan kepolisian.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si. serta dihadiri unsur akademisi, organisasi perangkat daerah, pemangku kepentingan, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat (LSM), insan media, hingga jajaran pejabat utama Polres Ngawi.

Dalam forum tersebut, peserta tidak hanya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inovasi pelayanan yang telah dikembangkan Polres Ngawi, tetapi juga memberikan beragam masukan strategis sebagai bahan evaluasi. Sejumlah isu yang mengemuka meliputi penguatan sosialisasi layanan kepolisian berbasis digital, peningkatan edukasi keselamatan berlalu lintas bagi kalangan pelajar, optimalisasi pendampingan terhadap korban kekerasan seksual, hingga langkah konkret menekan angka kecelakaan lalu lintas dan penataan area parkir di ruang-ruang publik.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik bukan sekadar agenda formal tahunan, melainkan instrumen penting dalam membangun hubungan yang lebih terbuka antara institusi kepolisian dan masyarakat.

“Forum Konsultasi Publik ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi ruang dialog yang sangat penting untuk mendengarkan langsung suara masyarakat. Kritik, saran, maupun apresiasi yang disampaikan akan menjadi bahan evaluasi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Prayoga Angga Widyatama.

Menurutnya, pelayanan publik yang berkualitas hanya dapat diwujudkan apabila kepolisian memiliki mekanisme komunikasi yang efektif dengan masyarakat sebagai pengguna layanan. Oleh karena itu, setiap masukan yang diterima akan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan maupun peningkatan standar pelayanan di lingkungan Polres Ngawi.

Kapolres juga menekankan bahwa keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat dipikul oleh institusi kepolisian semata. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi fondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi negara.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Keamanan, ketertiban, dan kualitas pelayanan publik yang baik hanya dapat terwujud melalui sinergi antara kepolisian, pemerintah, akademisi, media, organisasi masyarakat, dan seluruh warga. Karena itu kami membuka ruang seluas-luasnya untuk menerima masukan demi mewujudkan Polres Ngawi yang semakin Presisi dan dicintai masyarakat,” tegasnya.

Forum berlangsung dalam suasana interaktif dengan diskusi yang konstruktif antara peserta dan jajaran kepolisian. Berbagai pandangan yang disampaikan mencerminkan tingginya harapan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian yang semakin adaptif, responsif, dan profesional di tengah dinamika perkembangan sosial.

Melalui Forum Konsultasi Publik Tahun 2026, Polres Ngawi berharap terbangun komunikasi yang semakin erat dengan seluruh elemen masyarakat sehingga setiap kebijakan dan pelayanan yang diberikan mampu menjawab kebutuhan publik secara lebih efektif. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya Kabupaten Ngawi yang aman, nyaman, dan semakin maju.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *