Deklarasi Aman Suro 2026 di Geneng, Perguruan Silat dan Forkopimcam Perkuat Komitmen Jaga Kondusivitas Wilayah

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 17 at 05.28.52

NGAWI – Menjelang rangkaian kegiatan Bulan Suro atau Muharam 1448 Hijriah, Polsek Geneng bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Geneng dan Paguyuban Pencak Silat Soedhono menggelar Rapat Koordinasi serta Deklarasi Aman Suro 2026 di Aula Polsek Geneng, Selasa malam (16/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan, pemerintah kecamatan, serta organisasi pencak silat dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama berlangsungnya berbagai agenda tradisi Bulan Suro di wilayah Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi.

Hadir dalam kegiatan itu para ketua ranting dan perwakilan perguruan silat se-Kecamatan Geneng yang tergabung dalam Paguyuban Pencak Silat Soedhono. Melalui forum tersebut, seluruh peserta menyatakan komitmen bersama untuk menjaga persaudaraan antarperguruan, menolak segala bentuk provokasi, mematuhi peraturan perundang-undangan, menangkal penyebaran informasi hoaks, serta mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif selama Bulan Muharam 1448 H.

Kapolsek Geneng, IPTU Harli Prabowo, S.H., menegaskan bahwa Bulan Suro merupakan periode yang identik dengan berbagai kegiatan tradisi dan agenda perguruan silat, termasuk pengesahan warga baru. Oleh sebab itu, diperlukan kesadaran kolektif dan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat guna memastikan setiap kegiatan berlangsung tertib dan aman.

Menurutnya, langkah antisipatif harus dikedepankan untuk meminimalkan potensi gangguan keamanan. Seluruh perguruan silat diharapkan menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kerawanan, seperti konvoi kendaraan maupun hiburan yang dapat mengundang kerumunan tidak terkendali. Selain itu, pengamanan internal pada setiap kegiatan juga perlu dioptimalkan sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap anggotanya.

“Keamanan dan ketertiban bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi juga seluruh komponen masyarakat. Dengan komunikasi yang baik dan komitmen bersama, setiap agenda Bulan Suro dapat berlangsung dengan lancar tanpa menimbulkan gangguan kamtibmas,” ujar IPTU Harli Prabowo.

Sebagai simbol komitmen bersama, kegiatan ditandai dengan penandatanganan Deklarasi Damai Aman Suro 2026 oleh seluruh ketua ranting perguruan silat. Penandatanganan tersebut mencerminkan kesiapan seluruh organisasi pencak silat untuk menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan, serta mendukung terciptanya lingkungan yang aman dan harmonis di Kecamatan Geneng.

Deklarasi ini juga menjadi pesan kuat bahwa perbedaan latar belakang organisasi tidak menjadi penghalang untuk membangun kebersamaan dalam menjaga ketenteraman masyarakat. Semangat persaudaraan yang dibangun melalui forum tersebut diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mencegah konflik dan memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Geneng IPTU Harli Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan silat yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga persatuan serta kondusivitas wilayah menjelang Bulan Suro.

Menurutnya, deklarasi damai tersebut merupakan bukti bahwa seluruh elemen masyarakat memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan situasi yang aman, tertib, dan sejuk selama berlangsungnya berbagai kegiatan tradisi Muharam.

“Deklarasi ini menjadi bukti bahwa seluruh elemen masyarakat, khususnya keluarga besar perguruan silat di Kecamatan Geneng, memiliki komitmen yang sama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Kami berharap semangat persaudaraan, saling menghormati, serta kepatuhan terhadap aturan dapat terus dijaga sehingga seluruh rangkaian kegiatan Bulan Suro berjalan aman, tertib, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Mari bersama-sama mewujudkan Ngawi yang damai, sejuk, dan kondusif,” ujarnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. Deklarasi Aman Suro 2026 di Kecamatan Geneng diharapkan menjadi contoh kolaborasi positif antara aparat, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan dalam menjaga harmoni sosial serta memperkuat stabilitas keamanan daerah.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *