Polres Tulungagung Kerahkan 823 Personel Gabungan Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 16 at 13.19.43

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur mengerahkan sebanyak 823 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) yang berlangsung pada Selasa (16/6/2026). Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama pelaksanaan agenda tahunan yang diperkirakan melibatkan ribuan peserta dan pendukung.

Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto, mengatakan bahwa pengamanan tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga didukung unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta petugas keamanan internal dari perguruan silat. Menurutnya, koordinasi lintas sektor telah dilakukan secara intensif guna memastikan seluruh tahapan kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Koordinasi dengan seluruh pihak terkait telah kami laksanakan. Tujuannya agar kegiatan pengesahan warga baru PSHT dapat berjalan dengan lancar tanpa menimbulkan gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat,” ujar AKBP Ihram Kustarto.

Ia menegaskan bahwa upaya preventif menjadi fokus utama dalam pengamanan kali ini. Selain menyiapkan personel di berbagai titik strategis, pihak kepolisian juga mendorong terbangunnya komitmen bersama antarperguruan silat untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Menurut Kapolres, seluruh elemen perguruan silat yang terlibat telah menyatakan komitmen melalui ikrar damai sebagai bentuk kesepakatan bersama untuk menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta menghindari potensi konflik selama berlangsungnya kegiatan.

“Seluruh pihak telah bersepakat menjaga hubungan yang harmonis antarperguruan pencak silat dan saling mendukung demi terciptanya suasana yang aman dan damai,” katanya.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Maga Fidri Isdiawan, menjelaskan bahwa pola pengamanan akan dilakukan secara berlapis hingga seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dalam momentum 1 Suro berakhir.

Pengamanan diperkuat melalui penempatan personel tambahan di sejumlah titik yang dinilai rawan, termasuk wilayah perbatasan Kabupaten Tulungagung dengan Kabupaten Trenggalek, Blitar, dan Kediri. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi mobilitas massa yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

“Kami melakukan penebalan personel di sejumlah lokasi strategis, terutama di kawasan perbatasan. Tujuannya untuk mencegah potensi gesekan baik antar peserta maupun dengan masyarakat,” tegas Kompol Maga.

Berdasarkan data panitia, kegiatan pengesahan warga baru PSHT tahun ini akan diikuti sekitar 1.415 calon warga yang berasal dari 19 kecamatan di Kabupaten Tulungagung. Selain itu, jumlah penggembira yang diperkirakan hadir mencapai sekitar 5.000 orang.

Melihat tingginya jumlah peserta dan pendukung yang akan terlibat, kepolisian mengimbau seluruh penggembira untuk tetap berada di wilayah masing-masing dan tidak melakukan konvoi menuju daerah lain. Imbauan tersebut diberikan sebagai langkah antisipasi guna menghindari potensi gesekan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

Polres Tulungagung berharap seluruh peserta, penggembira, dan masyarakat dapat bersama-sama menjaga suasana yang aman, tertib, dan kondusif sehingga kegiatan pengesahan warga baru PSHT dapat berlangsung lancar serta menjadi momentum yang memperkuat nilai persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *