Respons Cepat Aparat, ODGJ yang Resahkan Warga di Paron Ngawi Dievakuasi untuk Mendapatkan Perawatan Medis

  • Bagikan
WhatsApp Image 2026 06 11 at 08.57.30

NGAWI – Komitmen aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat kembali ditunjukkan melalui respons cepat terhadap laporan warga. Kali ini, jajaran Polsek Paron, Polres Ngawi Polda Jawa Timur, berhasil mengevakuasi seorang Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang dinilai meresahkan masyarakat di Dusun Sirigan, Desa Sirigan, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi.

Langkah evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari warga terkait keberadaan seorang ODGJ yang menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekitar. Menindaklanjuti laporan tersebut, Polsek Paron yang dipimpin Kapolsek Paron AKP Moh. Nur Haris Al, S.H., segera melakukan koordinasi lintas sektor guna memastikan penanganan dilakukan secara aman, manusiawi, dan sesuai prosedur.

Proses evakuasi melibatkan sejumlah pihak, di antaranya personel Polsek Paron, anggota Koramil Paron, petugas kesehatan dari Puskesmas Teguhan, serta pendamping sosial yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Paron. Sinergi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan proses penanganan berjalan lancar tanpa menimbulkan risiko bagi warga maupun individu yang dievakuasi.

Petugas mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis selama proses penanganan. Selain berkomunikasi dengan warga sekitar, aparat juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak keluarga guna memperoleh persetujuan serta dukungan dalam proses evakuasi.

Setelah seluruh tahapan dilakukan, ODGJ yang merupakan warga setempat tersebut berhasil diamankan dan selanjutnya dibawa ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani pemeriksaan medis serta mendapatkan perawatan yang diperlukan sesuai kondisi kesehatannya.

Kapolres Ngawi, Prayoga Angga Widyatama, menegaskan bahwa kehadiran Polri tidak hanya terbatas pada penegakan hukum, tetapi juga mencakup pelayanan sosial dan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penanganan terhadap ODGJ harus dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, menghormati hak individu yang bersangkutan, sekaligus menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Penanganan ODGJ harus dilakukan secara humanis dengan mengedepankan keselamatan yang bersangkutan maupun masyarakat sekitar. Kami mengapresiasi sinergi antara Polri, TNI, tenaga kesehatan, dan unsur sosial sehingga evakuasi dapat berjalan aman dan lancar. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Kapolres Ngawi saat dikonfirmasi media, Kamis (11/6/2026).

Keberhasilan evakuasi tersebut tidak hanya menghadirkan rasa aman bagi masyarakat Desa Sirigan, tetapi juga menjadi wujud nyata kolaborasi antara aparat keamanan, tenaga kesehatan, pemerintah sosial, dan masyarakat dalam menangani persoalan sosial secara komprehensif.

Melalui langkah cepat dan terkoordinasi tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah setempat kembali kondusif. Di sisi lain, penanganan ini sekaligus menegaskan pentingnya pendekatan lintas sektor dalam memberikan perlindungan, pelayanan kesehatan, serta perhatian yang layak bagi warga yang mengalami gangguan kesehatan jiwa, sehingga mereka dapat memperoleh kesempatan untuk menjalani proses pemulihan secara optimal.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *