Babinsa Kawal Transparansi Penyaluran Bantuan Pangan bagi 585 Kepala Keluarga di Sragen

  • Bagikan
IMG 20260522 WA0061

Sragen — Upaya memastikan penyaluran bantuan sosial berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran terus diperkuat aparat kewilayahan di daerah. Di Kecamatan Miri, Kabupaten Sragen, pendampingan langsung dilakukan oleh Babinsa Koramil 16/Miri Kodim 0725/Sragen dalam proses distribusi bantuan pangan kepada ratusan warga penerima manfaat, Jumat (22/05/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di balai desa tersebut menyasar sebanyak 585 kepala keluarga (KK) penerima bantuan paket sembako berupa beras dan minyak goreng. Sejak pagi hari, warga mulai berdatangan secara bergiliran untuk menerima bantuan yang telah disiapkan pemerintah sebagai bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat.

Di tengah tingginya antusiasme warga, kehadiran Babinsa menjadi elemen penting dalam menjaga kelancaran jalannya kegiatan. Babinsa Koramil 16/Miri, Serda Nur Widodo, tampak aktif membantu aparat desa mengatur alur antrean, memastikan distribusi berjalan tertib, sekaligus memberikan prioritas pelayanan kepada kelompok rentan seperti lanjut usia dan ibu menyusui.

Pendampingan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai langkah pengamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan agar proses penyaluran berlangsung transparan dan bebas dari hambatan di lapangan. Dengan jumlah penerima yang cukup besar, pengaturan teknis dinilai sangat diperlukan guna menghindari penumpukan warga serta mempercepat proses pelayanan.

Serda Nur Widodo menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang melekat pada aparat kewilayahan. Selain menjaga stabilitas dan ketertiban lingkungan, Babinsa juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung program-program pemerintah yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kami hadir untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan aman, tertib, dan tepat sasaran. Dengan jumlah penerima mencapai 585 kepala keluarga, pengaturan di lapangan harus dilakukan secara maksimal agar masyarakat merasa nyaman dan tidak terlalu lama menunggu antrean,” ujar Serda Nur di sela kegiatan.

Suasana penyaluran bantuan berlangsung kondusif hingga kegiatan selesai. Warga penerima manfaat tampak mengikuti arahan petugas dengan tertib, sementara aparat desa bersama Babinsa terus berkoordinasi memastikan seluruh bantuan diterima sesuai data yang telah ditetapkan.

Bagi masyarakat setempat, bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih menuntut efisiensi pengeluaran rumah tangga. Kehadiran aparat TNI melalui peran Babinsa pun mendapat apresiasi warga karena dinilai memberikan rasa aman sekaligus menjamin proses distribusi berjalan lebih disiplin dan transparan.

Melalui pengawalan yang dilakukan secara langsung di lapangan, sinergi antara aparat teritorial, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat kepercayaan publik terhadap pelaksanaan program bantuan sosial pemerintah, sekaligus memastikan manfaat bantuan benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *