Presiden Prabowo Pimpin Penghormatan Terakhir bagi Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian di Lebanon

  • Bagikan
Prabowo Subianto

Jakarta — Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam menjalankan misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon. Prosesi penghormatan dilangsungkan secara khidmat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4) malam.

Ketiga prajurit yang gugur adalah Mayor Inf. (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Kepala (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, serta Kopral Dua (Anumerta) Farizal Rhomadon. Mereka dilaporkan meninggal dunia akibat serangan militer Israel saat menjalankan tugas dalam misi perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Presiden Prabowo, didampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, secara langsung memberikan penghormatan kepada jenazah ketiga prajurit. Kepala Negara juga menyempatkan diri menemui keluarga yang ditinggalkan, menyampaikan belasungkawa mendalam serta penghargaan atas pengabdian dan pengorbanan para prajurit.

Pengabdian mereka merupakan cerminan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia,” demikian disampaikan Presiden dalam suasana duka yang penuh penghormatan.

Jenazah ketiga prajurit tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 17.20 WIB setelah sebelumnya diberangkatkan dari Lebanon. Upacara pelepasan militer telah dilaksanakan pada Kamis (2/4) di Bandara Internasional Rafic Hariri, dipimpin oleh Komandan Pasukan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), sebagai bentuk penghormatan internasional atas jasa mereka.

Sejumlah pejabat tinggi negara turut hadir dalam prosesi di Jakarta, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Lodewijk Freidrich Paulus, serta Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Para kepala staf angkatan juga terlihat mengikuti jalannya prosesi penghormatan.

Kehadiran para pejabat tinggi tersebut menegaskan posisi penting misi perdamaian Indonesia dalam diplomasi global, sekaligus menunjukkan penghormatan negara terhadap prajurit yang gugur dalam tugas internasional.

Insiden yang menewaskan ketiga prajurit ini kembali menyoroti risiko tinggi yang dihadapi pasukan penjaga perdamaian di wilayah konflik, khususnya di kawasan perbatasan selatan Lebanon yang kerap menjadi titik ketegangan antara Israel dan kelompok bersenjata setempat.

Sebagai salah satu kontributor utama pasukan penjaga perdamaian PBB, Indonesia selama ini dikenal aktif dalam berbagai misi internasional. Gugurnya tiga prajurit tersebut menjadi pengingat atas harga yang harus dibayar dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global.

Upacara persemayaman dan pemakaman militer bagi ketiga prajurit dijadwalkan berlangsung di daerah asal masing-masing, dengan penghormatan penuh dari negara dan masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *