Kebakaran di Sugihwaras Ngraho, Tiga Rumah Kayu Terbakar dan Kerugian Capai Rp204,5 Juta

  • Bagikan
1000411737

BOJONEGORO — Tiga unit rumah berbahan kayu di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, terbakar pada Rabu (26/8/2026) sore. Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp204,5 juta.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.40 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Namun, kobaran api menghanguskan tiga rumah kayu berikut sebagian besar isinya.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan laporan kebakaran diterima Pos Ngraho pada pukul 15.50 WIB. Dua menit kemudian, petugas langsung bergerak menuju lokasi.

“Tim berangkat pada pukul 15.52 WIB dan tiba di lokasi pada pukul 16.05 WIB,” ujar Siswoyo.

Penanganan dilakukan dengan mengerahkan satu unit armada Falcon dari Pos Ngraho dan satu unit Firedome dari Pos Padangan. Sebanyak enam personel diterjunkan untuk memadamkan api sekaligus melakukan upaya penyelamatan.

Setelah berjibaku hampir dua jam, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 17.50 WIB. Petugas kemudian memastikan tidak ada titik api yang berpotensi kembali memicu kebakaran.

Berdasarkan pemeriksaan awal di lapangan, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik. Proses pemadaman, kata Siswoyo, tidak berlangsung tanpa kendala. Petugas harus menghadapi keterbatasan sumber air serta akses jalan menuju lokasi yang relatif sulit.

“Petugas juga menghadapi kendala berupa tidak adanya sumber air terdekat serta akses jalan menuju lokasi yang cukup sulit,” jelasnya.

Besarnya kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp204,5 juta. Nilai itu mencakup uang tunai sekitar Rp110 juta, tiga rumah kayu beserta isinya sekitar Rp90 juta, perhiasan berupa gelang senilai Rp2,5 juta, serta sebuah cincin senilai Rp2 juta.

Meski demikian, upaya penyelamatan yang dilakukan petugas berhasil mengamankan sejumlah aset dari ancaman api. Satu ekor sapi dan satu unit sepeda motor berhasil diselamatkan. Petugas juga berhasil menyelamatkan rumah milik Mbah Temon beserta aset yang berada di dalamnya.

Peristiwa tersebut sekaligus menjadi pengingat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang bersumber dari instalasi kelistrikan. Pemeriksaan berkala terhadap jaringan listrik dan penggunaan peralatan listrik secara aman dinilai penting untuk mengurangi risiko kebakaran di lingkungan permukiman.

Usai operasi pemadaman dan penyelamatan, petugas Damkarmat tidak langsung meninggalkan lokasi. Mereka memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tugas pokok dan fungsi Damkarmat Kabupaten Bojonegoro, termasuk langkah yang perlu dilakukan warga ketika menghadapi keadaan darurat.

Petugas juga membagikan nomor layanan Call Center Damkarmat sebagai jalur pelaporan cepat apabila terjadi kebakaran maupun keadaan darurat lainnya. Masyarakat dapat menghubungi (0353) 113 atau 0823-3066-8443 untuk layanan Pos Kota.

Kecepatan laporan dan respons menjadi salah satu faktor penting dalam menekan dampak kebakaran. Karena itu, masyarakat diimbau segera menghubungi petugas ketika melihat tanda-tanda kebakaran dan tidak mengambil tindakan yang justru dapat membahayakan keselamatan diri maupun orang lain.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *