TNI dan Warga Kalijambe Bersatu, Pagar Makam Dibangun dengan Semangat Gotong Royong

  • Bagikan
IMG 20260923 WA0049

SRAGEN – Semangat gotong royong kembali terlihat dalam kehidupan masyarakat di Dukuh Kaliuang RT 09, Desa Jetiskarangpung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Anggota Koramil 18/Kalijambe bersama warga bergandengan tangan melaksanakan karya bakti pembangunan pagar makam Islam, Rabu (23/9/2026).

Sejak pagi, personel Koramil 18/Kalijambe bersama masyarakat telah berada di lokasi untuk mengerjakan pembangunan pagar makam. Serda M. Andy W. bersama anggota Koramil turut terlibat langsung dalam setiap tahapan pekerjaan, mulai dari menyiapkan material hingga membantu proses pengerjaan di lapangan.

Kehadiran personel TNI dalam kegiatan tersebut tidak sekadar menjalankan tugas di wilayah binaan. Mereka berbaur dengan masyarakat, bekerja bersama dalam suasana kekeluargaan, sekaligus menunjukkan bahwa pembangunan fasilitas lingkungan dapat menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan antara aparat kewilayahan dan warga.

Serda M. Andy W. mengatakan, karya bakti tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan Koramil 18/Kalijambe. Kegiatan semacam ini menjadi sarana bagi anggota TNI untuk berkomunikasi secara langsung dengan masyarakat sekaligus memahami berbagai kebutuhan lingkungan di wilayah binaannya.

Pembangunan pagar makam juga memiliki arti penting bagi masyarakat setempat. Selain memberikan batas yang lebih jelas, keberadaan pagar diharapkan dapat membuat kawasan makam menjadi lebih tertata, terawat, serta memberikan kenyamanan bagi warga ketika melakukan aktivitas di lingkungan pemakaman.

Di balik pembangunan fisik tersebut, terdapat nilai sosial yang lebih luas. Warga dan anggota TNI bekerja dalam satu tujuan, membagi pekerjaan dan tenaga untuk menyelesaikan fasilitas yang manfaatnya akan dirasakan bersama oleh masyarakat.

Karya bakti menjadi salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Interaksi langsung yang terbangun dalam kegiatan masyarakat turut membuka ruang komunikasi yang lebih dekat, sehingga hubungan antara personel Koramil dengan warga tidak hanya berlangsung dalam konteks tugas kewilayahan, tetapi juga tumbuh melalui kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari.

Bagi Koramil 18/Kalijambe, keterlibatan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya menjaga kedekatan dengan warga di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa dan anggota Koramil di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi, kepedulian, serta kerja sama dalam menjaga lingkungan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa gotong royong bukan sekadar cara untuk menyelesaikan sebuah pekerjaan. Lebih dari itu, gotong royong merupakan modal sosial yang mempertemukan masyarakat dalam semangat kepedulian dan tanggung jawab bersama.

Melalui kebersamaan antara TNI dan masyarakat, pembangunan pagar makam di Dukuh Kaliuang akhirnya tidak hanya menghasilkan fasilitas lingkungan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial yang menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat Desa Jetiskarangpung.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *