Sragen – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen kembali menunjukkan capaian signifikan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat pedesaan. Salah satu sasaran penting di bidang sanitasi, yakni pembangunan jamban sehat bagi warga di Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, kini telah rampung 100 persen.
Keberhasilan penyelesaian pembangunan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI bersama pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, bersih, dan layak huni bagi masyarakat. Program jambanisasi itu sekaligus menjadi langkah konkret dalam menekan persoalan sanitasi yang selama ini masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah pedesaan.
TMMD Reguler ke-128 Tahun 2026 sendiri secara resmi dibuka pada 22 April 2026 di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, S.E., M.M. Sejak dibuka, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik terus dikerjakan secara bertahap dengan melibatkan personel TNI dan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Pembangunan 10 unit jamban sehat yang telah selesai tersebut diperuntukkan bagi keluarga yang sebelumnya belum memiliki fasilitas sanitasi memadai. Kehadiran fasilitas baru itu diharapkan mampu mengubah pola hidup masyarakat menuju kebiasaan yang lebih higienis serta meningkatkan kesadaran pentingnya menjaga kesehatan lingkungan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, program sanitasi dalam TMMD juga membawa misi edukasi sosial jangka panjang. Satgas TMMD menilai perubahan perilaku masyarakat menjadi faktor utama dalam menciptakan kualitas kesehatan yang berkelanjutan.
Saat meninjau lokasi pembangunan, anggota Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen, Serma Sumartana, menegaskan bahwa fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan secara optimal demi menghentikan kebiasaan buang air besar sembarangan yang berpotensi memicu berbagai penyakit menular.
Kami membangun ini dengan semangat gotong royong agar warga hidup lebih sehat. Setelah jamban ini selesai, tidak ada lagi alasan untuk buang air besar sembarangan, baik di sungai maupun di kebun. Kebiasaan tersebut menjadi sumber penyakit yang harus diputus mulai sekarang,” tegasnya, Minggu (10/05/2026).
Menurutnya, penyediaan akses sanitasi layak merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam mendukung program kesehatan nasional, termasuk percepatan penurunan angka stunting dan penyakit berbasis lingkungan.
Keberhasilan sasaran jambanisasi ini menjadi salah satu indikator positif pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Selain membantu masyarakat memperoleh fasilitas dasar yang layak, program tersebut juga memperkuat budaya gotong royong antara TNI dan warga dalam membangun desa.
Kodim 0725/Sragen memastikan berbagai sasaran fisik lainnya akan terus dikebut hingga masa penutupan TMMD mendatang. Melalui program terpadu tersebut, diharapkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sragen dapat meningkat secara bertahap, seiring terciptanya infrastruktur desa dan kualitas lingkungan yang lebih baik.












