BOJONEGORO — Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2026, Kodim 0813 Bojonegoro menghadirkan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat melalui bazar murah di Makodim 0813 Bojonegoro, Selasa (22/9/2026).
Bazar tersebut dibuka untuk masyarakat umum dengan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dan produk harian dengan harga yang lebih terjangkau. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kodim 0813 Bojonegoro memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat konkret di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus menjadi perhatian warga.
Sejumlah komoditas kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut, mulai dari beras SPHP, telur ayam, gula pasir, bawang merah, bawang putih, hingga tepung terigu. Selain sembako, bazar juga menghadirkan beragam camilan dan minuman hasil produksi UMKM lokal Bojonegoro.
Kehadiran produk UMKM dalam bazar tidak hanya melengkapi kebutuhan masyarakat, tetapi sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya secara langsung kepada konsumen. Dengan demikian, kegiatan sosial tersebut juga memiliki dimensi pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0813 Bojonegoro, Mayor Inf Marwoko Suwandono, mengatakan bazar murah tersebut tidak semata-mata digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT TNI. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian TNI yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kami berharap kegiatan sosial ini dapat mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. Hal ini sejalan dengan semangat pengabdian TNI yang senantiasa hadir dan memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Mayor Inf Marwoko Suwandono.
Ia menjelaskan, masyarakat dari berbagai kalangan dipersilakan memanfaatkan bazar tersebut untuk memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih ringan.
Selain membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok, keterlibatan UMKM juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Produk-produk lokal yang dipasarkan diharapkan dapat semakin dikenal masyarakat sehingga memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar.
“Melalui bazar murah TNI ini, kami berupaya membantu memenuhi kebutuhan sembako warga sekaligus memberikan ruang bagi UMKM untuk terus berkembang,” tambahnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak bazar dibuka. Warga mendatangi lokasi di Makodim 0813 Bojonegoro untuk membeli berbagai kebutuhan rumah tangga maupun produk UMKM yang tersedia.
Bagi masyarakat, selisih harga yang lebih terjangkau menjadi salah satu alasan bazar tersebut mendapat sambutan positif. Penghematan dari belanja kebutuhan pokok dinilai dapat membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Salah satunya disampaikan Dessy Probowati (34), warga Sukorejo, Bojonegoro. Ia datang bersama suaminya untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari dalam bazar murah yang digelar Kodim 0813 Bojonegoro.
Dessy membawa pulang sejumlah kebutuhan, di antaranya minyak goreng, beras, gula pasir, keripik singkong, serta sejumlah produk UMKM lokal lainnya.
“Senang karena lebih murah. Ini nanti untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Dessy.
Bazar murah tersebut pada akhirnya tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 TNI, tetapi juga menjadi ruang perjumpaan antara prajurit dan masyarakat. Di tengah kebutuhan warga akan akses terhadap bahan pokok dengan harga terjangkau, kegiatan semacam ini memperlihatkan bagaimana kehadiran institusi pertahanan dapat diwujudkan melalui kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat.












