SIDOARJO — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan jajaran kepolisian di berbagai daerah. Di Kabupaten Sidoarjo, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo melalui Polsek Balongbendo menunjukkan komitmennya dengan mendampingi pengelolaan lahan jagung hibrida di Desa Kedungsukodani, Kecamatan Balongbendo.
Program tersebut menjadi bagian dari sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan institusi pendidikan keagamaan dalam mendukung swasembada pangan berbasis lokal. Lahan seluas kurang lebih 3.000 meter persegi milik Pondok Pesantren Mambaul Ulum kini dioptimalkan sebagai area budidaya jagung hibrida yang dikelola oleh petani setempat.
Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing melalui Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Sulistiyono menjelaskan, penanaman jagung telah dilakukan secara serentak sejak Januari 2026 dan menjadi salah satu proyek pengembangan pertanian produktif di wilayah tersebut.
Menurutnya, keterlibatan kepolisian dalam sektor pertanian bukan sekadar bentuk pengawasan, melainkan bagian dari dukungan konkret terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Melalui peran Bhabinkamtibmas, kami hadir tidak hanya untuk melakukan pemantauan, tetapi juga memberikan motivasi dan pendampingan kepada para petani agar pengelolaan lahan berjalan optimal hingga masa panen,” ujar Kompol Sugeng, Selasa (26/5/2026).
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan yang sebelumnya kurang produktif menjadi area pertanian aktif menunjukkan bahwa kolaborasi antara Polri dan masyarakat mampu menghadirkan dampak nyata bagi pembangunan sektor pangan di daerah.
Transformasi lahan pekarangan menjadi sentra budidaya jagung dinilai tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga memperkuat kemandirian pangan masyarakat di tingkat lokal. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu membangun semangat serta rasa optimisme para petani dalam mengelola lahan secara berkelanjutan.
Program pendampingan tersebut sekaligus mencerminkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat melalui sektor-sektor strategis yang menyentuh kebutuhan dasar warga.
Sejauh ini, proses pengelolaan lahan berlangsung kondusif dan mendapat dukungan masyarakat sekitar. Lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini telah dipersiapkan untuk ditanami serta dirawat hingga memasuki masa panen mendatang.
Selain fokus pada sektor pangan, Polsek Balongbendo memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya tetap berada dalam kondisi aman dan terkendali.
Melalui langkah berkelanjutan tersebut, Polresta Sidoarjo berharap program pengembangan jagung hibrida dapat terus diperluas sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperkuat fondasi ketahanan pangan daerah di tengah tantangan kebutuhan pangan nasional yang terus meningkat.












