Pengabdian Tanpa Henti di Hari Libur, Satgas TMMD Kodim Sragen Tetap Bangun Desa Puro

  • Bagikan
IMG 20260511 WA0036

Sragen — Ketika sebagian masyarakat memanfaatkan libur tanggal merah untuk beristirahat bersama keluarga, suasana berbeda justru tampak di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Di tengah terik dan aktivitas pembangunan yang terus berlangsung, personel Satgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen tetap bekerja tanpa jeda demi menuntaskan berbagai sasaran pembangunan bagi masyarakat desa.

Sejak pagi, deru alat kerja dan aktivitas gotong royong masih terdengar di sejumlah titik proyek. Pembangunan jalan desa, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), hingga penyelesaian fasilitas penunjang lainnya terus dilakukan meskipun bertepatan dengan hari libur nasional, Senin (11/5/2026). Bagi para prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD, waktu libur bukan alasan untuk menghentikan pengabdian.

Di antara kesibukan tersebut, Babinsa Desa Puro, Serda Dwi Nur Mawoko, terlihat aktif berpindah dari satu lokasi pekerjaan ke lokasi lainnya. Ia memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana, mulai dari kesiapan material, koordinasi tenaga kerja, hingga komunikasi dengan warga setempat yang turut membantu pengerjaan.

Kehadiran Babinsa di lapangan tidak hanya sebatas pengawasan teknis. Ia juga menjadi penghubung yang mempererat kerja sama antara TNI dan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan terbuka, Serda Dwi tampak membangun suasana kerja yang penuh kebersamaan, menjadikan pelaksanaan TMMD bukan sekadar proyek pembangunan, melainkan gerakan sosial yang melibatkan seluruh elemen desa.

Semangat yang ditunjukkan para anggota Satgas mencerminkan nilai dasar pengabdian TNI kepada rakyat. Mereka bekerja bukan semata menjalankan tugas formal, tetapi menghadirkan manfaat nyata yang akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. Jalan desa yang lebih baik diyakini akan memperlancar akses ekonomi dan mobilitas warga, sementara renovasi RTLH diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup penerima bantuan.

Bagi masyarakat Desa Puro, keberadaan TMMD membawa dampak lebih luas dibanding pembangunan fisik semata. Program tersebut menghadirkan rasa kedekatan antara warga dan aparat TNI. Masyarakat menyaksikan langsung bagaimana para prajurit rela mengorbankan waktu istirahat demi mempercepat pembangunan desa yang selama ini menjadi harapan bersama.

Kalau melihat bapak-bapak TNI tetap bekerja saat hari libur, kami jadi ikut semangat membantu,” ujar salah seorang warga yang turut bergotong royong di lokasi pembangunan.

Pelaksanaan TMMD Reguler ke-128 di Desa Puro menjadi gambaran nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun wilayah pedesaan. Di balik pekerjaan fisik yang terus dikebut, terdapat semangat kolektif untuk menghadirkan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Melalui kerja tanpa mengenal hari libur, Satgas TMMD Kodim 0725/Sragen menunjukkan bahwa pengabdian bukan sekadar slogan. Di Desa Puro, pengabdian itu hadir dalam bentuk kerja nyata, kedekatan sosial, dan ketulusan membantu masyarakat demi terciptanya desa yang lebih maju, layak, dan sejahtera.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *