Pengabdian di Tengah Masyarakat, Cantika Wahono Raih Penghargaan Perempuan Inspiratif Radar Bojonegoro Award 2026

  • Bagikan
GHOe8oWACqNiy1Ds

BOJONEGORO – Pengabdian yang tumbuh dari kedekatan dengan masyarakat mengantarkan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, meraih penghargaan Perempuan Inspiratif (Inspiring Women) dalam ajang Radar Bojonegoro Award 2026. Penghargaan tersebut diserahkan dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Aston Bojonegoro Hotel, Kamis (17/9/2026).

Penghargaan itu menjadi pengakuan atas kiprah Cantika dalam menggerakkan pemberdayaan perempuan dan keluarga sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah. Perannya tidak hanya dijalankan melalui ruang-ruang organisasi, tetapi juga diwujudkan melalui keterlibatan langsung di tengah kehidupan warga.

Di sejumlah desa, Cantika bersama jajaran TP PKK Kabupaten Bojonegoro secara aktif turun ke lapangan. Dari satu rumah ke rumah lainnya, ia membangun komunikasi dengan masyarakat, mendengarkan berbagai persoalan keluarga, sekaligus melihat secara langsung potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Perhatian tersebut juga diarahkan kepada sektor ekonomi kerakyatan, khususnya para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bagi Cantika, keberadaan UMKM bukan sekadar aktivitas ekonomi masyarakat, melainkan bagian penting dari kekuatan keluarga dan potensi ekonomi daerah yang perlu terus mendapatkan pendampingan, penguatan kapasitas, serta ruang promosi yang lebih luas.

Pendekatan yang dibangun secara langsung dan dari hati ke hati menjadi bagian penting dari cara Cantika menjalankan perannya. Dialog dengan masyarakat digunakan untuk memahami kebutuhan secara lebih dekat, sehingga program pemberdayaan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat menyentuh persoalan yang benar-benar dihadapi keluarga dan masyarakat.

Pandangan tersebut berangkat dari keyakinan bahwa pembangunan daerah memiliki fondasi yang kuat ketika dimulai dari keluarga yang tangguh. Keluarga yang sehat, mandiri, produktif, dan memiliki ketahanan sosial menjadi salah satu pijakan penting bagi terbentuknya masyarakat yang mampu menghadapi perubahan serta berbagai tantangan kehidupan.

Melalui gerakan PKK, upaya tersebut kemudian diterjemahkan dalam berbagai bidang pemberdayaan. Penguatan peran perempuan, peningkatan kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan, pengembangan potensi masyarakat, hingga penguatan ekonomi keluarga menjadi bagian dari ruang pengabdian yang terus didorong.

PKK juga ditempatkan sebagai ruang partisipasi yang memungkinkan perempuan terlibat lebih aktif dalam pembangunan daerah. Dengan pendekatan yang dekat dengan masyarakat, perempuan tidak hanya diposisikan sebagai penerima manfaat program, tetapi juga sebagai penggerak yang memiliki kapasitas untuk mengambil peran dalam meningkatkan kualitas kehidupan keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Dalam konteks tersebut, gerakan PKK menjadi salah satu kekuatan sosial yang berperan dalam membangun keluarga yang mandiri, sehat, produktif, dan memiliki ketahanan. Peran tersebut semakin penting ketika keluarga dihadapkan pada perubahan sosial dan ekonomi yang menuntut kemampuan beradaptasi serta penguatan kapasitas dari tingkat paling dasar.

Penghargaan Perempuan Inspiratif (Inspiring Women) Radar Bojonegoro Award 2026 diberikan kepada perempuan yang dinilai memiliki peran strategis dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat melalui organisasi PKK. Penghargaan tersebut sekaligus menempatkan kiprah Cantika Wahono sebagai bagian dari gerakan pemberdayaan yang berorientasi pada keterlibatan masyarakat.

Bagi Cantika, kepemimpinan dalam PKK bukan semata tentang menjalankan struktur organisasi, melainkan bagaimana memastikan gerakan pemberdayaan benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat. Karena itu, aktivitas turun ke lapangan, berdialog dengan warga, melihat perkembangan UMKM, serta memperkuat berbagai program keluarga menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara gerakan PKK dan kebutuhan masyarakat.

Penghargaan yang diterimanya pada malam Radar Bojonegoro Award 2026 pada akhirnya menjadi penanda atas perjalanan pengabdian tersebut. Di balik penghargaan itu terdapat rangkaian kerja yang berlangsung di tengah masyarakat, menguatkan perempuan, mendampingi keluarga, membuka ruang bagi potensi ekonomi warga, serta mendorong masyarakat agar semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan Bojonegoro.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *