Logo HJKB ke-349 Diluncurkan, Bupati Bojonegoro Dorong Pelayanan Publik yang Berdampak

  • Bagikan
Whatsapp image 2026 09 23 at

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi meluncurkan logo Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJKB) ke-349 Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Bojonegoro (HJB). Peluncuran tersebut berlangsung di Ruang Angling Dharma, lantai 2 Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Sekretaris Daerah Edi Susanto, para asisten, staf ahli bupati, kepala perangkat daerah, serta para camat se-Kabupaten Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa peluncuran logo hari jadi tidak semestinya berhenti sebagai agenda seremonial. Momentum tersebut harus menjadi pengingat sekaligus pemantik bagi seluruh aparatur pemerintah daerah untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pemerintah bukan semata-mata terlihat dari kemeriahan kegiatan maupun besarnya anggaran yang digunakan, melainkan dari seberapa jauh pelayanan publik mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat secara nyata.

“Setiap tahun kita harus melakukan evaluasi dan perbaikan. Yang paling penting bukanlah hal-hal yang bersifat seremonial atau mahal, melainkan hadirnya pelayanan nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga sesuai dengan kebutuhan mereka,” tegas Setyo Wahono.

Ia juga menekankan pentingnya peran camat dan kepala perangkat daerah dalam membangun kedekatan dengan masyarakat. Pemerintah, kata dia, perlu hadir bukan hanya melalui program pembangunan, tetapi juga dengan menjaga dan menghidupkan kembali kearifan lokal serta kebudayaan yang menjadi bagian dari identitas Bojonegoro.

Pembangunan daerah, lanjut Setyo, tidak cukup hanya diarahkan pada pembangunan infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pelestarian kebudayaan juga harus menjadi bagian penting dari agenda pembangunan, sehingga kemajuan daerah tetap berjalan seiring dengan terjaganya jati diri masyarakat.

“Logo HJB ke-349 ini menjadi pengingat bagi kita semua. Tugas kita hari ini tidak hanya menyelesaikan permasalahan yang ada sekarang, tetapi juga menyiapkan landasan yang kokoh bagi generasi masa depan Bojonegoro agar tumbuh lebih sejahtera, adil, dan makmur,” ujar Bupati.

Setelah menyampaikan sambutan, Bupati Setyo Wahono kemudian membuka sekaligus meluncurkan secara resmi logo HJKB ke-349 Tahun 2026.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba Agustina, menjelaskan bahwa logo yang diluncurkan tersebut merupakan hasil Sayembara Desain Logo dengan mengusung tema “Berdaya Saing dan Bertransformasi Menuju Bojonegoro Adil dan Makmur.”

Sayembara tersebut mendapat respons dari masyarakat dan pelaku industri kreatif visual. Sebanyak 112 peserta mengikuti proses perlombaan yang diselenggarakan untuk menghasilkan identitas visual peringatan HJKB ke-349.

“Lomba desain logo ini diikuti oleh 112 peserta dari kalangan warga Bojonegoro dan pelaku industri kreatif visual. Penjurian dilakukan secara profesional dan objektif dengan melibatkan akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, praktisi profesional, serta unsur Disbudpar Bojonegoro,” terang Elzadeba.

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, tiga peserta ditetapkan sebagai pemenang terbaik. Juara pertama diraih Rahmat Aziz Saputra dari Desa Tulungrejo, Kecamatan Trucuk. Posisi juara kedua ditempati Muhammad Ilmi Baihaqi dari Desa Nglarangan, Kecamatan Kanor, sedangkan juara ketiga diraih Hary Wahyu Utomo dari Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander.

Ketiga karya tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam merepresentasikan semangat peringatan HJKB ke-349 sekaligus membawa pesan mengenai arah pembangunan Bojonegoro yang berorientasi pada daya saing, transformasi, keadilan, dan kemakmuran.

Elzadeba menambahkan, penyerahan hadiah kepada para pemenang akan dilakukan secara simbolis pada malam Tasyakuran HJKB ke-349 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Oktober 2026.

Peluncuran logo tersebut sekaligus menjadi penanda dimulainya rangkaian peringatan HJKB ke-349. Di balik identitas visual yang akan mewarnai berbagai agenda perayaan, Pemkab Bojonegoro menempatkan momentum hari jadi sebagai ruang untuk memperkuat pelayanan publik, merawat kebudayaan, serta menyiapkan fondasi pembangunan daerah bagi generasi mendatang.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *