KETAPANG — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Ketapang dalam beberapa bulan terakhir mulai memperberat akses masyarakat terhadap kebutuhan dasar, terutama air bersih. Di tengah kondisi tersebut, kepedulian terhadap warga terdampak kembali ditunjukkan jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Delta Pawan.
Pada Rabu (9/9/2026), Polsek Delta Pawan menyalurkan bantuan 2.000 liter air bersih kepada masyarakat di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Bantuan tersebut secara khusus diperuntukkan bagi kebutuhan Pondok Pesantren Nurul Iman dan panti asuhan yang berada di wilayah tersebut.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai bentuk respons kepolisian terhadap kesulitan masyarakat memperoleh air layak guna selama musim kemarau. Kondisi tersebut semakin dirasakan oleh penghuni pondok pesantren dan panti asuhan karena sumber air yang selama ini digunakan memiliki rasa asin sehingga kurang memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kapolsek Delta Pawan IPDA Hendra Gunawan, S.H. turut turun langsung dalam proses penyaluran bantuan. Kehadiran pimpinan kepolisian di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang membutuhkan.
Hendra mengatakan, keputusan untuk menyalurkan air bersih dilakukan setelah pihaknya melihat langsung kondisi yang dihadapi penghuni pondok pesantren dan panti asuhan.

Melihat situasi kemarau panjang, kondisi air yang dipergunakan penghuni pondok pesantren dan panti asuhan tersebut adalah air asin. Karena itu, kami dari Polsek Delta Pawan tergerak untuk segera berbagi air bersih agar kebutuhan mereka dapat tercukupi,” ujarnya.
Menurutnya, kepolisian tidak hanya memiliki tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar.
Bantuan air bersih tersebut pun mendapat apresiasi dari masyarakat Kelurahan Sukaharja, khususnya pihak Pondok Pesantren Nurul Iman dan panti asuhan. Mereka menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kepedulian jajaran Polsek Delta Pawan yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kemarau berkepanjangan.
Di tengah keterbatasan sumber air, bantuan tersebut bukan sekadar distribusi kebutuhan dasar. Kehadirannya menjadi bentuk nyata bahwa pelayanan kepolisian dapat menjangkau persoalan-persoalan kemanusiaan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Bagi warga yang tengah menghadapi kemarau, beberapa ribu liter air mungkin terlihat sederhana. Namun ketika sumber air bersih semakin sulit diperoleh, bantuan itu memiliki arti penting bagi keberlangsungan aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak dan penghuni lembaga pendidikan serta panti asuhan.












