Dandim Boyolali Takziah ke Rumah Duka PNS Joko Sutomo, Sampaikan Penguatan bagi Keluarga

  • Bagikan
IMG 20260915 WA0029

BOYOLALI — Kepedulian terhadap keluarga besar Kodim 0724/Boyolali ditunjukkan Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin dengan hadir langsung di rumah duka PNS Joko Sutomo, anggota Koramil 14/Klego, di Dukuh Ketitang, Desa Simo, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, Selasa (15/9/2026).

Kehadiran Dandim bersama sejumlah anggota Kodim bukan sekadar agenda takziah. Di tengah suasana duka, kehadiran tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum sekaligus dukungan moril bagi keluarga yang ditinggalkan.

Suasana haru terasa di rumah duka ketika Letkol Inf Gunawan Nurbathin menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga almarhum. Ia menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar Kodim 0724/Boyolali turut merasakan kehilangan atas kepergian PNS Joko Sutomo.

“Saya mewakili seluruh anggota Kodim 0724/Boyolali menyampaikan belasungkawa dan turut berduka cita yang mendalam. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ujar Letkol Inf Gunawan Nurbathin.

Menurut Dandim, duka atas kepergian seorang anggota keluarga merupakan ujian berat yang membutuhkan kekuatan dan keikhlasan. Karena itu, keluarga almarhum diharapkan mampu menerima kepergian tersebut sebagai bagian dari ketetapan Tuhan, sembari terus mendoakan almarhum.

Lebih dari itu, kehadiran jajaran Kodim di rumah duka menjadi cerminan bahwa hubungan kekeluargaan di lingkungan satuan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan. Ikatan tersebut juga diwujudkan melalui kepedulian dan kebersamaan ketika salah satu anggota keluarga besar menghadapi musibah.

PNS Joko Sutomo sebelumnya diketahui mengalami sakit dan telah menjalani pengobatan serta perawatan medis. Setelah mendapatkan perawatan di RS Moewardi Surakarta, almarhum meninggal dunia pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 05.30 WIB.

Kabar tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga sekaligus keluarga besar Kodim 0724/Boyolali. Di tengah kehilangan itu, kehadiran Dandim dan anggota menjadi pesan bahwa keluarga yang sedang berduka tidak menghadapi masa sulit seorang diri.

Takziah tersebut sekaligus memperlihatkan sisi kemanusiaan dalam kehidupan prajurit dan aparatur di lingkungan TNI. Kebersamaan bukan hanya dibangun ketika menjalankan tugas, tetapi juga ketika menghadapi kehilangan, dengan saling hadir, mendoakan, dan memberikan penguatan kepada keluarga yang tengah berduka.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *