Babinsa Gesi Turun Langsung Bantu Warga Hadapi Krisis Air Bersih

  • Bagikan
IMG 20260918 WA0084

SRAGEN – Kekeringan yang berdampak pada ketersediaan air bersih mendorong jajaran TNI untuk hadir langsung di tengah masyarakat. Babinsa Desa Gesi, Sertu Heri P, bersama anggota Koramil 12/Gesi, turun membantu pendistribusian air bersih bagi warga Dukuh Macanmati RT 05, Desa Gesi, Kecamatan Gesi, Kabupaten Sragen, Jumat (18/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar di tengah kondisi kemarau yang menyebabkan sebagian warga mengalami kesulitan memperoleh air untuk keperluan sehari-hari.

Sertu Heri P bersama anggota Koramil 12/Gesi tidak hanya berada di lokasi untuk membantu proses penyaluran. Mereka turut memastikan pendistribusian air berjalan tertib sehingga bantuan dapat diterima masyarakat yang membutuhkan.

Bagi warga, kedatangan bantuan air bersih memiliki arti penting. Air yang tersedia dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan rumah tangga, sekaligus mengurangi beban masyarakat yang harus mencari sumber air di tengah keterbatasan pasokan.

Di sela kegiatan, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan warga. Komunikasi tersebut dimanfaatkan untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan masyarakat secara lebih dekat, sekaligus memperkuat hubungan antara aparat kewilayahan dengan warga binaan.

“Kami membantu warga dalam proses droping air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan warga binaan,” ujar Sertu Heri P.

Menurutnya, persoalan ketersediaan air bersih tidak dapat dipandang sebagai persoalan sederhana karena menyangkut kebutuhan pokok masyarakat. Karena itu, diperlukan kepedulian dan koordinasi antarpihak agar kebutuhan warga dapat ditangani secara bersama-sama.

“Air bersih merupakan kebutuhan pokok. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan kebutuhan warga,” katanya.

Sertu Heri menambahkan, Babinsa akan terus berkoordinasi dengan masyarakat maupun unsur terkait apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan perhatian di wilayah binaannya. Kehadiran aparat di lapangan diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi sekaligus membantu mencari langkah penanganan yang diperlukan.

Keterlibatan Babinsa dalam pendistribusian air bersih juga mencerminkan fungsi pembinaan teritorial yang tidak berhenti pada aspek keamanan. Di tengah persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, aparat kewilayahan dituntut mampu membangun komunikasi dan hadir ketika warga membutuhkan dukungan.

Bagi masyarakat Dukuh Macanmati, kehadiran Babinsa menjadi bagian dari upaya bersama menghadapi dampak kekeringan. Bantuan air bersih sekaligus memperlihatkan bahwa persoalan kebutuhan dasar masyarakat membutuhkan gotong royong dan keterlibatan berbagai unsur.

Di tengah musim kemarau, kepedulian semacam itu menjadi penting. Sebab, bagi warga yang menghadapi keterbatasan air, kehadiran bantuan bukan sekadar distribusi kebutuhan pokok, melainkan juga bentuk perhatian yang dirasakan langsung di tengah kesulitan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *