Babinsa Danukusuman Perkuat Keamanan Sekolah, Ajak Security Tingkatkan Kewaspadaan

  • Bagikan
IMG 20260916 WA0053

SURAKARTA – Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan nyaman terus dilakukan melalui sinergi antara aparat kewilayahan dan pihak sekolah. Salah satunya dilakukan Babinsa Danukusuman, Serda Tito, yang menyambangi petugas keamanan SMP Muhammadiyah 8 Surakarta, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Rabu (16/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Serda Tito melaksanakan komunikasi sosial (Komsos) bersama Mustofa, petugas security sekolah. Pertemuan itu menjadi bagian dari upaya membangun koordinasi sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan sekolah.

Serda Tito mengatakan, keamanan lingkungan pendidikan tidak semata-mata menjadi tanggung jawab aparat, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur yang berada di dalam dan sekitar sekolah. Petugas keamanan sekolah memiliki peran penting karena menjadi salah satu garda terdepan dalam memastikan aktivitas di lingkungan pendidikan berlangsung secara tertib.

Menurutnya, kondisi sekolah yang aman dan nyaman memiliki keterkaitan erat dengan kelancaran proses belajar mengajar. Ketika peserta didik merasa terlindungi dan lingkungan sekolah terjaga, kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan lebih tenang sehingga mendukung perkembangan dan prestasi para siswa.

“Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman akan mendukung proses belajar murid-murid. Dengan demikian, proses pendidikan dapat berjalan dengan baik dan turut membentuk generasi yang cerdas serta memiliki kualitas,” ujar Serda Tito.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengingatkan petugas security agar tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap keberadaan orang yang tidak dikenal maupun aktivitas yang dinilai tidak wajar di sekitar lingkungan sekolah.

“Kami mengimbau agar tetap waspada terhadap orang yang tidak dikenal. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kenyamanan sekolah, segera lakukan koordinasi dengan pihak terkait,” terangnya.

Serda Tito menilai, komunikasi dan koordinasi secara rutin antara Babinsa, pihak sekolah, serta petugas keamanan merupakan langkah penting untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Dengan terbangunnya komunikasi yang baik, berbagai persoalan keamanan di lingkungan pendidikan diharapkan dapat ditangani secara cepat dan tepat.

Kegiatan Komsos tersebut sekaligus menunjukkan bahwa upaya menjaga keamanan wilayah tidak hanya dilakukan melalui kegiatan patroli, tetapi juga dengan membangun kedekatan dan komunikasi bersama masyarakat serta berbagai elemen yang berada di wilayah binaan.

Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif, sehingga seluruh aktivitas pendidikan di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *