SURAKARTA — Upaya memastikan pelaksanaan program pemenuhan gizi berjalan dengan baik terus mendapat pengawasan di tingkat kewilayahan. Babinsa Danukusuman Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serda Tito, turun langsung melakukan pengecekan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Pattimura RT 03/RW 14, Kelurahan Danukusuman, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Selasa (15/9/2026).
Pengecekan yang dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB tersebut difokuskan pada kondisi dapur serta proses pengolahan makanan yang nantinya didistribusikan kepada penerima manfaat. Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan aparat kewilayahan untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi aspek kebersihan, keamanan, dan kelayakan konsumsi.
Serda Tito mengatakan, pengawasan terhadap proses pengolahan makanan menjadi hal penting mengingat makanan yang diproduksi SPPG akan dikonsumsi oleh masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.
“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan proses pengolahan makanan berjalan secara higienis dan aman. Kami ingin memastikan kualitas makanan tetap terjaga sebelum didistribusikan kepada penerima manfaat,” ujar Serda Tito.
Menurutnya, pengawasan sejak dari dapur diperlukan untuk meminimalkan potensi terjadinya persoalan kesehatan akibat makanan yang tidak memenuhi standar kebersihan, termasuk risiko kejadian luar biasa keracunan makanan.
Program pemenuhan gizi tersebut dinilai memberikan manfaat penting bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah yang membutuhkan asupan makanan bergizi untuk mendukung pertumbuhan, kesehatan, serta aktivitas belajar sehari-hari.
Karena itu, keberadaan Babinsa di tengah pelaksanaan program tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia.
“Kami sebagai Babinsa di wilayah turut mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat. SPPG bukan sekadar pembagian makanan, tetapi merupakan investasi untuk menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan mampu bersaing di masa depan,” tegasnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap seluruh rangkaian pelaksanaan program perlu dilakukan secara konsisten. Kualitas makanan, kebersihan proses pengolahan hingga keamanan sebelum makanan diterima masyarakat merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan program pemenuhan gizi.
Dengan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan keberadaan SPPG mampu memberikan manfaat secara optimal sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program pemenuhan gizi yang tengah dijalankan pemerintah.












