Api Lahap Rumah Warga Kanor, Petugas Berhasil Cegah Kebakaran Meluas

  • Bagikan
IMG 20260525 WA0018

BOJONEGORO — Tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menangani insiden kebakaran rumah yang terjadi di Dusun Pohtangi, Desa Sumberwangi, Kecamatan Kanor, Minggu malam (24/05/2026). Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

Rumah yang terbakar diketahui milik Kasto, warga RT 02/RW 04 Desa Sumberwangi. Kebakaran diperkirakan mulai terjadi sekitar pukul 23.30 WIB saat sebagian warga tengah beristirahat malam. Kobaran api yang muncul dari bagian rumah dengan cepat membesar dan memicu kepanikan warga sekitar.

Laporan kejadian diterima petugas Pos Damkar Sumberrejo pada pukul 00.24 WIB. Sesaat setelah menerima informasi, personel pemadam langsung diberangkatkan menuju lokasi guna mencegah api meluas ke bangunan lain yang berada di sekitar permukiman padat penduduk tersebut.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan bahwa respons cepat dilakukan sebagai langkah prioritas untuk meminimalkan dampak kebakaran.

Begitu sampai di lokasi, anggota langsung melakukan pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di sekitarnya,” ujarnya.

Operasi pemadaman melibatkan satu unit Firedome 16 dari Pos Sumberrejo serta satu unit Firetruck dari Pos Baureno dengan dukungan tujuh personel. Di tengah kondisi malam hari yang minim pencahayaan, petugas berjibaku mengendalikan kobaran api sambil memastikan keamanan warga di sekitar lokasi kejadian.

Setelah proses penanganan berlangsung sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 01.30 WIB. Dalam operasi tersebut, petugas juga berhasil menyelamatkan dua rumah yang berada tepat di samping bangunan terbakar sehingga api tidak meluas dan menimbulkan kerusakan lebih besar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Dugaan tersebut mengarah pada gangguan instalasi kelistrikan rumah yang memicu percikan api hingga akhirnya membakar bagian bangunan.

Penanganan kebakaran turut melibatkan unsur lintas sektor, mulai dari Koramil, Polsek, Satpol PP, perangkat desa, hingga warga sekitar yang secara gotong royong membantu proses evakuasi dan pemadaman. Kolaborasi cepat antarinstansi dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pengendalian situasi di lokasi kejadian.

Selain fokus pada pemadaman, petugas Damkarmat juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah pencegahan kebakaran rumah tangga. Warga diimbau untuk rutin memeriksa instalasi listrik, menghindari penggunaan kabel yang tidak layak, serta memastikan perangkat elektronik dalam kondisi aman saat tidak digunakan.

Masyarakat diimbau agar lebih rutin memeriksa instalasi listrik di rumah untuk mengurangi risiko terjadinya kebakaran,” tambah Siswoyo.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro telah melakukan asesmen di lokasi kejadian sekaligus menyalurkan bantuan darurat kepada korban terdampak. Bantuan yang diberikan meliputi dua paket sembako, satu terpal, satu matras, pakaian, paket kebersihan, serta perlengkapan makanan guna membantu kebutuhan dasar korban pascakebakaran.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan listrik di lingkungan rumah tangga. Di tengah meningkatnya penggunaan perangkat elektronik, masyarakat diharapkan semakin memperhatikan kondisi instalasi listrik demi mencegah terulangnya kejadian serupa.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *