Kemarau Berkepanjangan, Kodim Boyolali Gelar Shalat Istisqa, Ratusan Jamaah Memohon Hujan dan Keselamatan dari Karhutla

  • Bagikan
IMG 20260831 WA0135

BOYOLALI — Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Boyolali dan sejumlah wilayah sekitarnya mendorong berbagai elemen masyarakat memperkuat ikhtiar menghadapi kekeringan dan meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di tengah kondisi tersebut, Kodim 0724/Boyolali bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat menggelar Shalat Istisqa di Lapangan Apel Makodim 0724/Boyolali, Jalan Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Senin (31/8/2026).

Ratusan jamaah berkumpul sejak pagi. Di bawah terik matahari dan suasana kemarau yang terasa menyengat, mereka menunaikan shalat sunah meminta hujan sebagai bentuk ikhtiar spiritual di tengah kebutuhan air yang semakin mendesak.

Shalat Istisqa dipandang bukan semata sebagai ritual keagamaan, melainkan sebagai momentum untuk menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menghadapi kemarau membutuhkan perpaduan antara doa, kepedulian terhadap lingkungan, kesiapsiagaan, dan kerja nyata di lapangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 0724/Boyolali Mayor Inf Sri Suraya bersama jajaran TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Boyolali, Kejaksaan Negeri Boyolali, Kementerian Agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta unsur masyarakat lainnya.

Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan adanya kepedulian lintas sektor terhadap persoalan kekeringan yang tidak hanya berdampak pada ketersediaan air bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kerentanan lingkungan terhadap kebakaran hutan dan lahan.

Imam sekaligus khatib, Ustaz Widodo, S.Ag., dalam khutbahnya mengajak jamaah memperbanyak istighfar, melakukan introspeksi diri, serta memohon ampun kepada Allah SWT.

Ia mengingatkan bahwa kondisi alam yang kering hendaknya tidak hanya disikapi sebagai persoalan cuaca, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat keimanan sekaligus meningkatkan kepedulian manusia terhadap lingkungan.

Pesan tersebut menemukan relevansinya di tengah ancaman karhutla yang biasanya meningkat ketika vegetasi mengering dan sumber-sumber air mulai berkurang. Karena itu, menjaga lingkungan dan mencegah munculnya sumber api menjadi tanggung jawab bersama.

Usai pelaksanaan shalat, suasana menjadi semakin khidmat ketika doa bersama dipanjatkan. Ratusan jamaah mengangkat tangan, memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa manfaat bagi kehidupan.

Hujan yang diharapkan bukan sekadar mengakhiri panas dan kekeringan, tetapi juga diharapkan mampu mengisi kembali sumber-sumber air, menyuburkan tanah, membantu kebutuhan masyarakat, menurunkan risiko kebakaran, serta memberikan kesejukan dan kesehatan bagi warga Boyolali.

Bagi Kodim 0724/Boyolali, pelaksanaan Shalat Istisqa sekaligus menjadi ruang untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Persoalan kekeringan dan karhutla dinilai tidak dapat dihadapi oleh satu institusi saja.

Diperlukan koordinasi antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat untuk memastikan kesiapsiagaan tetap terjaga sepanjang musim kemarau.

Selain kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, masyarakat juga diharapkan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kondisi yang berpotensi membahayakan.

Shalat Istisqa di halaman Makodim Boyolali akhirnya menjadi simbol dari dua ikhtiar yang berjalan beriringan: menengadahkan tangan dalam doa dan meneguhkan langkah dalam tindakan.

Di tengah kemarau yang belum sepenuhnya berakhir, ratusan jamaah meninggalkan lapangan dengan satu harapan yang sama, agar hujan segera turun, membawa air bagi kehidupan, memadamkan kekhawatiran terhadap karhutla, dan mengembalikan keseimbangan alam di wilayah Boyolali.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *