SOLO — Pura Mangkunegaran tengah mempersiapkan salah satu agenda besar yang diperkirakan akan menjadi perhatian publik menjelang penghujung 2026. Putri sulung keluarga Mangkunegaran, Gusti Raden Ajeng (GRAj) Ancillasura Marina Sudjiwo, atau yang akrab disapa Gusti Sura, disebut akan melangsungkan pernikahan.
Kabar mengenai rencana pernikahan tersebut disampaikan langsung oleh Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkoenagoro X atau Gusti Bhre, yang merupakan adik Gusti Sura sekaligus penguasa Pura Mangkunegaran.
Gusti Bhre menyampaikan kabar tersebut ketika ditemui di sela aktivitasnya di arena Car Free Day (CFD) Solo, Minggu (30/8/2026).
Menurutnya, pernikahan sang kakak menjadi salah satu agenda yang tengah dipersiapkan oleh keluarga dan lingkungan Pura Mangkunegaran. Namun, hingga kini pihak Mangkunegaran belum membuka seluruh informasi mengenai pelaksanaan hajatan tersebut kepada publik.
“Kita fokus beberapa acara tahun ini, nanti juga termasuk semoga pernikahan dari kakak saya juga,” ujar Gusti Bhre.
Ia mengatakan, informasi lebih terperinci mengenai pernikahan Gusti Sura nantinya akan disampaikan melalui kanal resmi media Mangkunegaran. Karena itu, masyarakat diminta menunggu pengumuman resmi sebelum informasi mengenai rangkaian acara beredar lebih luas.
“Nanti detailnya seperti apa akan diumumkan langsung dari kanal media Mangkunegaran,” imbuhnya.
Gusti Bhre belum bersedia mengungkapkan secara rinci mengenai waktu pelaksanaan, rangkaian prosesi, maupun identitas calon pasangan Gusti Sura.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa persiapan pernikahan masih berada dalam tahap pematangan internal. Pihak keluarga Mangkunegaran memilih menyampaikan informasi secara bertahap melalui saluran resmi.
Gusti Bhre hanya memberikan gambaran bahwa pengumuman lebih lengkap mengenai agenda tersebut diharapkan dapat disampaikan pada November mendatang.
“Mohon doanya untuk kakak saya Gusti Sura. Sementara kita fokus di acara itu dulu. Semoga di November nanti, detailnya akan kita umumkan lebih lanjut,” katanya.
Pernikahan Gusti Sura berpotensi menjadi salah satu peristiwa keluarga Mangkunegaran yang menarik perhatian masyarakat Solo dan publik lebih luas. Pura Mangkunegaran selama ini tidak hanya dikenal sebagai institusi keraton yang memiliki akar sejarah panjang, tetapi juga sebagai salah satu ruang penting dalam pelestarian seni, tradisi, budaya, serta pengembangan ekonomi kreatif di Kota Surakarta.
Karena itu, setiap agenda besar yang berlangsung di lingkungan Pura Mangkunegaran kerap memiliki dimensi lebih luas daripada sekadar peristiwa keluarga. Momentum tersebut sekaligus menjadi bagian dari dinamika kehidupan kebudayaan di tengah masyarakat Kota Solo.
Di tengah persiapan agenda keluarga tersebut, Gusti Bhre memastikan berbagai aktivitas dan program di lingkungan Pura Mangkunegaran tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Hal itu termasuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan pelestarian budaya serta agenda kelembagaan Pura Mangkunegaran.
Gusti Bhre sendiri dalam waktu dekat akan meninggalkan Kota Solo untuk melanjutkan pendidikan di London. Kendati demikian, keberangkatannya untuk menempuh pendidikan tidak akan menghentikan aktivitas maupun program yang selama ini berlangsung di lingkungan Pura Mangkunegaran.
Dengan demikian, persiapan pernikahan Gusti Sura dan keberangkatan Gusti Bhre untuk melanjutkan pendidikan menjadi dua agenda penting dalam kehidupan keluarga Mangkunegaran pada penghujung 2026.
Publik kini masih menunggu pengumuman resmi mengenai kapan pernikahan tersebut digelar, bagaimana rangkaian prosesi akan dilaksanakan, serta siapa sosok yang akan menjadi pendamping Gusti Sura.
Seluruh informasi tersebut, sebagaimana disampaikan Gusti Bhre, akan diumumkan melalui kanal resmi Mangkunegaran pada waktunya.












