NGAWI — Kesiapan menghadapi situasi yang melibatkan kerumunan massa menjadi bagian penting dari profesionalisme kepolisian. Untuk memastikan setiap personel mampu bertindak terukur, disiplin, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis, Polres Ngawi kembali mengasah kemampuan Pengendalian Massa (Dalmas).
Latihan peningkatan kemampuan tersebut digelar Satuan Samapta Polres Ngawi di Lapangan Satya Haprabu, Rabu (26/8/2026). Kegiatan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan, S.H., M.H., dengan melibatkan anggota Sat Samapta serta personel Dalmas rayon dari jajaran Polsek.
Latihan ini merupakan bagian dari Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) Dalmas Rayon, yang pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengendalian Massa.
Bukan sekadar latihan baris-berbaris, kegiatan tersebut dirancang untuk membangun kesiapan personel dalam menghadapi dinamika pengamanan massa yang dapat berubah dengan cepat. Setiap anggota dibekali pemahaman mengenai ketentuan dan prosedur Dalmas, taktik pengamanan di lapangan, hingga kemampuan melakukan transisi penanganan dari Dalmas Awal menuju Dalmas Lanjut sesuai tingkat eskalasi situasi.
Aspek penguasaan perlengkapan juga menjadi bagian dari latihan. Personel dilatih menggunakan alat material khusus (Almatsus) dan alat khusus (Alsus) Dalmas, sehingga dalam pelaksanaan tugas mereka tidak hanya memahami prosedur, tetapi juga memiliki keterampilan teknis yang memadai.
Kasat Samapta Polres Ngawi AKP Dandung Setiawan mengatakan latihan rutin merupakan instrumen penting untuk menjaga kesiapan personel, terutama ketika polisi dihadapkan pada situasi yang membutuhkan pengendalian massa secara cepat dan terukur.
“Latihan ini tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk kesiapsiagaan, kedisiplinan dan kekompakan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan. Dengan kemampuan yang terus diasah, kami berharap personel dapat melaksanakan tugas pengamanan secara profesional, humanis dan sesuai prosedur,” ujarnya.
Pendekatan tersebut menempatkan kemampuan teknis dan pengendalian diri sebagai dua unsur yang tidak dapat dipisahkan. Dalam pengamanan massa, ketepatan mengambil keputusan, kekompakan antarpersonel, serta kepatuhan terhadap prosedur menjadi faktor penting untuk menjaga situasi tetap terkendali sekaligus melindungi kepentingan masyarakat.
Selama latihan berlangsung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Polres Ngawi menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme personel melalui latihan yang dilakukan secara berkala. Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan setiap anggota memiliki kesiapan yang memadai dalam memberikan pelayanan, perlindungan, serta pengamanan kepada masyarakat dalam berbagai kondisi di lapangan.












