45 Tahun Berdiri, Unigoro Kokoh di Puncak Pemeringkatan Perguruan Tinggi Bojonegoro

  • Bagikan
IMG 20260826 WA0059

BOJONEGORO — Universitas Bojonegoro (Unigoro) kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi dengan peringkat tertinggi di Kabupaten Bojonegoro. Hingga 26 Agustus 2026, Unigoro tercatat konsisten menempati posisi pertama di tingkat Kabupaten Bojonegoro berdasarkan pemeringkatan yang dirilis tiga lembaga pemeringkatan perguruan tinggi, yakni EduRank, Webometrics, dan UniRanks.

Capaian tersebut memperlihatkan perkembangan Unigoro yang tidak hanya bertumpu pada aktivitas akademik di lingkungan kampus, tetapi juga pada kemampuan institusi dalam membangun reputasi, memperkuat produktivitas penelitian, serta meningkatkan eksistensi digital di tengah persaingan perguruan tinggi yang semakin terbuka.

Tim IT Unigoro, Haris Setiyono, S.Tr.Kom., menjelaskan bahwa masing-masing lembaga pemeringkatan memiliki metodologi dan indikator penilaian yang berbeda. Namun, sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain kinerja penelitian dan publikasi ilmiah, jumlah sitasi, reputasi serta kualitas situs perguruan tinggi, rekam jejak alumni, hingga tingkat kehadiran dan transformasi digital.

Menurutnya, pengelolaan ekosistem digital menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga posisi Unigoro dalam berbagai pemeringkatan tersebut.

“Ditambah Unigoro juga telah memiliki sistem repository yang tertata rapi serta rekam jejak digital yang baik. Alhamdulillah kita bisa mempertahankan peringkat pertama di lokal Bojonegoro, sekaligus peringkat di nasional Indonesia yang meningkat signifikan,” ujar Haris, Rabu (26/8/2026).

Keberadaan repository yang terkelola secara sistematis, lanjut dia, menjadi bagian dari upaya perguruan tinggi dalam mendokumentasikan sekaligus memperluas akses terhadap karya ilmiah dan hasil penelitian sivitas akademika. Dalam konteks pemeringkatan modern, jejak digital semacam itu turut memperkuat visibilitas institusi di ruang akademik global.

Capaian Unigoro tersebut sekaligus menjadi penanda perjalanan institusi yang pada tahun ini memasuki usia ke-45. Empat setengah dekade perjalanan tersebut dinilai menjadi modal penting bagi Unigoro untuk terus memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, sumber daya manusia, serta tata kelola perguruan tinggi.

Ketua Yayasan Suyitno Bojonegoro, Dr. H. Arief Januwarso, S.Sos., M.Si., mengapresiasi kinerja seluruh sivitas akademika Unigoro yang dinilai telah berkontribusi terhadap perkembangan dan peningkatan reputasi kampus.

Menurut Arief, pemeringkatan perguruan tinggi memiliki arti strategis karena dapat menjadi salah satu referensi bagi masyarakat, khususnya calon mahasiswa dan orang tua, dalam menentukan pilihan pendidikan tinggi.

“Pemeringkatan universitas akan menjadi pertimbangan utama bagi calon mahasiswa baru untuk memilih kampus tujuannya. Sehingga kita akan terus mempertahankan peringkat pertama di Kabupaten Bojonegoro. Sekaligus meningkatkan ranking nasionalnya,” katanya.

Ia menegaskan, capaian tersebut tidak seharusnya dipandang sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pijakan untuk meningkatkan kualitas secara berkelanjutan. Tantangan berikutnya adalah bagaimana Unigoro mampu mempertahankan keunggulan di tingkat lokal sekaligus memperluas daya saingnya pada tingkat nasional dan internasional.

Dengan mempertahankan posisi teratas di Bojonegoro dalam sejumlah pemeringkatan, Unigoro kini menghadapi tantangan yang lebih besar: menjaga konsistensi kinerja sekaligus meningkatkan kualitas akademik dan reputasi institusional. Bagi perguruan tinggi yang telah menapaki usia 45 tahun, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memasuki fase berikutnya dengan ambisi yang lebih luas, dari menjadi yang terbaik di tingkat daerah menuju kampus yang semakin diperhitungkan di tingkat nasional dan internasional.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *