NGAWI — Kepolisian Wanita (Polwan) Polres Ngawi menjadikan peringatan HUT Polwan ke-78 sebagai momentum untuk memperkuat kedekatan dengan generasi muda. Melalui program Polwan Goes to School, jajaran Polwan Polres Ngawi memberikan edukasi kepada para santri dan santriwati di Pondok Pesantren Mambaul Hikmah, Desa Kerten, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Para santri diajak memahami pentingnya kesehatan mental sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan yang sehat, produktif, dan berprestasi.
Hadir dalam kegiatan itu Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih, perwakilan pimpinan Pondok Pesantren Mambaul Hikmah Nafifudin Muslih, M.Pd., serta Da’i Kamtibmas Polres Ngawi Desa Kerten Muh Ali Shodiqin, S.H., bersama personel Polwan Polres Ngawi.
Dalam penyampaian materinya, Polwan mengajak para santri untuk lebih mengenali kondisi emosional diri. Mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya mengenali emosi, mengelolanya secara sehat, membangun kepercayaan diri, serta tidak memendam persoalan seorang diri.
Para santri juga didorong untuk berani berbicara dan mencari dukungan dari orang yang dipercaya ketika menghadapi persoalan yang dirasakan terlalu berat untuk diselesaikan sendiri.
Pesan tersebut dinilai penting di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda. Kemampuan memahami diri dan mengelola tekanan, menurut Polwan, menjadi salah satu fondasi agar anak muda mampu mengambil keputusan secara bijak serta membangun hubungan yang sehat dengan lingkungan sekitarnya.
Selain kesehatan mental, edukasi juga mencakup persoalan kenakalan remaja dan ketertiban berlalu lintas. Materi tersebut diberikan untuk membangun kesadaran para santri agar mampu menjaga diri, menaati aturan, sekaligus berperan dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., melalui Kasubbag Binkar sekaligus Senior Polwan Polres Ngawi AKP Edhi Setyaningsih, menegaskan bahwa kesehatan mental memiliki kedudukan yang sama pentingnya dengan kesehatan fisik.
“Kesehatan mental sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Anak-anak muda harus berani mengenali apa yang mereka rasakan, mampu mengelola emosi dan tidak memendam masalah sendirian. Jangan takut untuk bercerita kepada orang yang dipercaya ketika membutuhkan dukungan,” ujar AKP Edhi Setyaningsih.
Menurutnya, pemahaman tersebut perlu ditanamkan sejak dini agar generasi muda memiliki ketahanan diri dalam menghadapi berbagai persoalan, baik di lingkungan pendidikan maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Para santri dan santriwati berkesempatan mengikuti sesi tanya jawab dan berdialog langsung dengan personel Polwan mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian doorprize dan plakat. Seluruh kegiatan berakhir sekitar pukul 13.00 WIB dengan situasi aman, lancar, dan kondusif.
Melalui Polwan Goes to School, Polres Ngawi menempatkan edukasi sebagai bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih dekat antara kepolisian dan generasi muda. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya menumbuhkan kesadaran hukum dan disiplin, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki kepercayaan diri, kepedulian sosial, serta kemampuan menjaga kesehatan mental.
Bagi Polwan Polres Ngawi, membangun generasi muda yang kuat bukan hanya tentang memastikan mereka memahami aturan, tetapi juga memberi ruang bagi mereka untuk memahami diri sendiri. Dari sana, diharapkan lahir generasi yang sehat secara mental, bertanggung jawab, berprestasi, dan mampu menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat.












