Babinsa Joyotakan Turut Semarakkan Karnaval HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

  • Bagikan
IMG 20260823 WA0025

SURAKARTA — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa semarak di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta. Masyarakat menggelar karnaval kemerdekaan di Lapangan Jambon, RT 02/RW 03, Minggu (23/8/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 07.30 WIB tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan warga dari berbagai kalangan. Karnaval menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Babinsa Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serma Rumbawa dan Serka Sudiyono, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Selain ikut menyemarakkan rangkaian perayaan, keduanya bersama unsur pengamanan lainnya juga memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

Antusiasme warga terlihat dari beragam kreasi yang ditampilkan sepanjang kegiatan. Para peserta mengenakan berbagai kostum serta membawa hiasan bernuansa kemerdekaan. Kreativitas tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga merefleksikan rasa syukur masyarakat atas kemerdekaan sekaligus semangat untuk menjaga persatuan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Serengan Tri Widada Eka Prastiya, S.E., M.Si., Lurah Joyotakan Bambang Kristianto, S.T., beserta jajaran Kelurahan Joyotakan.

Di tengah kemeriahan karnaval, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan unsur terkait melakukan pemantauan serta membantu pengaturan keamanan di sepanjang jalannya kegiatan. Kehadiran aparat di tengah masyarakat menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tanpa gangguan.

Menurut Serma Rumbawa, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan dengan warga.

“Dengan adanya pengamanan dan pemantauan bersama, kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, lancar dan kondusif. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi,” ujar Serma Rumbawa.

Karnaval kemerdekaan di Joyotakan akhirnya tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi momentum mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat kewilayahan. Semangat gotong royong, kreativitas, serta rasa persatuan yang ditunjukkan warga menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan tetap memiliki tempat penting dalam kehidupan sosial masyarakat.

Melalui kegiatan semacam ini, nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap Tanah Air terus diwariskan kepada generasi berikutnya, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *