WONOGIRI — Kobaran api melanda kawasan Gunung Gandul, Kelurahan Giripurwo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Jumat (21/8/2026). Kebakaran menghanguskan lahan dengan luas diperkirakan mencapai 3,2 hektare.
Situasi tersebut segera mendapat penanganan. Regu pemadam kebakaran Kodim 0728/Wonogiri bergerak menuju lokasi untuk memadamkan api sekaligus mencegah kobaran merambat ke kawasan lain yang berada di sekitar titik kebakaran.
Setibanya di lokasi, personel Kodim 0728/Wonogiri bergabung dengan petugas gabungan dari Polsek, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), SAR, serta masyarakat. Mereka secara bersama-sama melakukan pemadaman, pelokalan titik api, dan pengendalian bara untuk membatasi pergerakan api.
Kondisi lahan yang terbuka dengan vegetasi yang relatif mudah terbakar membuat penanganan harus dilakukan secara cepat dan terukur. Petugas menyasar sejumlah titik yang masih mengeluarkan api, kemudian melakukan penyisiran di area terdampak untuk memastikan tidak ada bara yang tersisa dan berpotensi memicu kebakaran kembali.
Selain berfokus pada pemadaman, keselamatan personel dan masyarakat di sekitar kawasan Gunung Gandul menjadi perhatian utama selama proses penanganan berlangsung. Sinergi antarpersonel di lapangan turut mempercepat upaya pengendalian sehingga kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan.
Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan melalui Danramil 01/Wonogiri Kapten Inf Suraji mengatakan, kebakaran tersebut menjadi perhatian bersama karena kawasan Gunung Gandul merupakan wilayah terbuka yang memiliki vegetasi mudah terbakar, terutama ketika menghadapi kondisi cuaca panas dan kering.
“Peristiwa ini menjadi perhatian kita bersama. Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menjadi sumber munculnya api, khususnya di kawasan yang vegetasinya mudah terbakar,” ujar Kapten Inf Suraji.
Menurutnya, penanganan kebakaran lahan membutuhkan respons cepat dan koordinasi lintas instansi. Keterlibatan TNI, kepolisian, BPBD, SAR, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mencegah api meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar.
“Kodim 0728/Wonogiri terus berkomitmen membantu masyarakat dalam penanganan bencana maupun kejadian kebakaran. Kami juga akan terus bersinergi dengan instansi terkait untuk menjaga keamanan dan keselamatan wilayah Kabupaten Wonogiri,” pungkasnya.
Peristiwa kebakaran tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat selama periode cuaca panas dan kering. Pencegahan, menurut petugas, tetap menjadi langkah paling efektif untuk menghindari kebakaran lahan yang dapat berkembang cepat dan sulit dikendalikan.












