Cegah Retak Dini, Satgas TMMD Matangkan Tahap Dasar Betonisasi Jalan

  • Bagikan
IMG 20260424 WA0033

Sragen – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 yang digelar Kodim 0725/Sragen di Dukuh Terik Mulyo, Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, memasuki hari kedua pelaksanaan dengan fokus pada tahapan awal yang krusial: pemerataan tanah dan pembersihan area sebelum proses betonisasi dimulai.

Di lokasi pembangunan jalan penghubung antara Dukuh Terik Mulyo dan Dukuh Puro, suasana gotong royong tampak hidup. Personel Satuan Tugas (Satgas) TMMD bersama warga setempat bahu-membahu membersihkan rerumputan, mengangkat material sisa, serta meratakan permukaan tanah. Aktivitas ini menjadi fondasi penting bagi keberhasilan pembangunan jalan beton yang dirancang untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat desa.

Menurut Serda Dwi, Babinsa Desa Puro, tahapan awal tersebut bukan sekadar pekerjaan pendahuluan, melainkan faktor penentu kualitas konstruksi secara keseluruhan. Ia menjelaskan bahwa permukaan tanah yang tidak rata serta adanya material organik seperti sampah dan rumput dapat menimbulkan rongga udara yang berpotensi melemahkan struktur beton.

Pemerataan tanah dan pembersihan sampah merupakan tahapan yang sangat penting sebelum pengecoran dilakukan. Proses ini bertujuan untuk memastikan kepadatan maksimal serta menciptakan daya lekat yang optimal antara beton dan permukaan tanah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kelalaian pada tahap ini dapat berdampak serius terhadap daya tahan jalan. Beton yang tidak memiliki dasar yang padat dan bersih cenderung mudah mengalami keretakan (cracks) dan keropos dalam jangka waktu relatif singkat, sehingga mengurangi usia pakai infrastruktur yang dibangun.

Program TMMD sendiri tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Keterlibatan aktif warga dalam setiap tahapan pekerjaan mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi ciri khas program tersebut.

Dengan perhatian terhadap detail teknis sejak tahap awal, pembangunan jalan beton di Desa Puro diharapkan tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga memiliki kualitas yang mampu bertahan dalam jangka panjang. Infrastruktur yang kuat dan andal menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *