Wonogiri – Upaya memperkokoh ketahanan pangan nasional dari tingkat desa terus diperkuat melalui pendekatan humanis dan kolaboratif. Koramil 13/Pracimantoro, Kodim 0728/Wonogiri, mengambil peran strategis dengan mengintensifkan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.
Pada Jumat, 24 April 2026, Babinsa Koramil 13/Pracimantoro, Sertu Suyanto, turun langsung ke wilayah binaan untuk membangun dialog, menyerap aspirasi, sekaligus menggalang dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah. Kegiatan ini mencerminkan peran aktif TNI sebagai penghubung antara kebijakan negara dan realitas di tingkat akar rumput.
Di Desa Jimbar, Sertu Suyanto bersilaturahmi dengan Sigit, seorang petani padi yang menjadi representasi pelaku utama sektor pangan. Dalam perbincangan tersebut, Sigit menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas produksi pangan. Ia juga menyatakan kesiapan untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan yang digagas Koramil demi kemajuan desa.
Kunjungan berlanjut ke Dusun Joho Kidul, Desa Joho, di mana Babinsa berdialog dengan Sarti, pelaku usaha mikro yang mengelola warung makan. Dari perspektif sektor UMKM, Sarti menilai bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya bergantung pada petani, tetapi juga pada distribusi dan pengolahan hasil pangan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, TNI, dan pelaku usaha kecil dalam menggerakkan ekonomi desa secara berkelanjutan.
Sementara itu, di Dusun Jati Sari, Desa Joho, Babinsa menyambangi Manto, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) sekaligus pemilik usaha penggilingan padi. Manto menegaskan kesiapan kelompok tani untuk mendukung penuh kebijakan pemerintah di sektor pangan. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berdaya saing.
Rangkaian kegiatan Komsos ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga membangun fondasi kepercayaan antara TNI dan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga memperlihatkan peran TNI yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, melainkan juga sebagai katalisator pembangunan sosial dan ekonomi.
Dengan dukungan masyarakat dari berbagai lapisan, petani, pelaku usaha, hingga kelompok tani, Kecamatan Pracimantoro menunjukkan optimisme menuju kemandirian pangan. Pendekatan berbasis komunitas yang digerakkan melalui Komsos diyakini mampu memperkuat ketahanan wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.












