JAKARTA — Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah meraih Juara III Lomba Karya Jurnalistik (LKJ) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 untuk kategori Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Terbaik.
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kasad Bidang Pembinaan Teritorial, Brigjen TNI Boemi Ario Bimo, S.E., dalam Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TMMD yang berlangsung di Markas Besar TNI Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (17/9/2026).
Prestasi tersebut menjadi catatan penting bagi Kodim 0813 Bojonegoro, sekaligus merefleksikan keberhasilan pelaksanaan program TMMD ke-129 di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Program terpadu lintas sektoral tersebut dilaksanakan selama hampir satu bulan, mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026, dengan melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, berbagai instansi terkait, serta masyarakat setempat.
Bagi keluarga besar Kodim 0813 Bojonegoro, penghargaan di tingkat nasional itu tidak hanya menjadi apresiasi terhadap kepemimpinan Dansatgas, tetapi juga menjadi pengakuan atas kerja kolektif seluruh personel yang terlibat dalam pelaksanaan TMMD.
Usai menerima penghargaan, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menyampaikan bahwa capaian tersebut tidak semata-mata merupakan keberhasilan dirinya sebagai Dansatgas. Menurutnya, penghargaan itu lahir dari kerja bersama yang dibangun melalui sinergi, kekompakan, serta komitmen seluruh pihak selama pelaksanaan TMMD.
“Penghargaan ini adalah milik kita bersama. Di baliknya ada kerja keras, pengorbanan, dan ketulusan seluruh anggota Satgas TMMD serta dukungan luar biasa dari masyarakat Desa Kesongo,” ujar Letkol Inf Dedy.
Ia menegaskan, TMMD pada hakikatnya tidak berhenti pada pembangunan sarana dan prasarana fisik. Lebih dari itu, program tersebut diarahkan untuk membuka ruang bagi pengembangan potensi desa, memperkuat pemberdayaan masyarakat, serta membangun hubungan yang semakin erat antara TNI dan rakyat.
Karena itu, keberhasilan pelaksanaan TMMD dinilai tidak hanya dapat diukur dari hasil pembangunan yang terlihat secara fisik, tetapi juga dari tumbuhnya partisipasi masyarakat dan kuatnya semangat gotong royong dalam setiap tahapan kegiatan.
Penghargaan yang diraih di tingkat nasional tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi jajaran Kodim 0813 Bojonegoro untuk mempertahankan semangat pengabdian kepada masyarakat. Capaian itu sekaligus menjadi dorongan untuk terus menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
Dengan penghargaan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-129 di Desa Kesongo meninggalkan bukan hanya hasil pembangunan, tetapi juga sebuah catatan tentang kolaborasi antara TNI, pemerintah dan masyarakat dalam membangun desa dari tingkat paling dekat dengan kehidupan warga.












