SRAGEN — Penguatan koordinasi antara aparat kewilayahan, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan sosial serta memastikan berbagai persoalan di tingkat desa dapat ditangani secara tepat. Hal itu disampaikan Pgs Danramil 10/Tangen, Kapten Inf Dwi Cahyo Kusomo Bekti, saat menghadiri kegiatan speling di Balai Desa Denanyar, Kecamatan Tangen, Kabupaten Sragen, Kamis (17/9/2026).
Kehadiran Kapten Inf Dwi Cahyo dalam kegiatan tersebut tidak sekadar memenuhi undangan. Pertemuan itu dimanfaatkan sebagai ruang untuk mempererat komunikasi sekaligus membangun sinergi dengan pemerintah desa dan berbagai unsur masyarakat di wilayah binaan Koramil 10/Tangen.
Bagi aparat kewilayahan, komunikasi yang terjaga menjadi salah satu fondasi dalam memahami perkembangan situasi di tengah masyarakat. Berbagai informasi mengenai kondisi sosial, kebutuhan warga, maupun persoalan yang muncul di lingkungan desa dapat disampaikan secara lebih cepat ketika koordinasi antarlembaga berjalan dengan baik.
“Intinya bagaimana komunikasi dan koordinasi di wilayah terus terjaga. Dengan sinergi yang baik, kegiatan maupun persoalan yang ada di desa bisa ditangani bersama sesuai tugas dan kewenangan masing-masing,” kata Kapten Inf Dwi Cahyo.
Menurutnya, pemerintah desa memiliki posisi strategis karena berhadapan langsung dengan masyarakat dalam menjalankan pelayanan pemerintahan sekaligus merespons berbagai kebutuhan warga. Karena itu, hubungan yang harmonis antara pemerintah desa, aparat kewilayahan, dan masyarakat perlu terus dibangun.
Dalam kegiatan speling tersebut, berbagai perkembangan di lingkungan Desa Denanyar juga menjadi bagian dari pembahasan dan komunikasi bersama. Informasi yang diperoleh dari masyarakat maupun pemerintah desa dapat menjadi bahan bagi aparat kewilayahan untuk menentukan langkah koordinasi sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing.
Kapten Inf Dwi Cahyo menegaskan, Koramil 10/Tangen terbuka untuk terus membangun komunikasi dengan pemerintah desa dan masyarakat. Dukungan terhadap kegiatan yang memberikan manfaat bagi warga juga akan terus dilakukan sepanjang berada dalam koridor tugas dan kewenangan yang dimiliki.
“Kami dari Koramil siap mendukung kegiatan di wilayah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Yang paling penting komunikasi jangan sampai terputus,” ujarnya.
Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi menjadi pola komunikasi yang terus berjalan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hubungan yang dekat dan koordinasi yang konsisten, pemerintah desa bersama aparat kewilayahan dapat lebih cepat membaca perkembangan di masyarakat dan mengambil langkah yang diperlukan secara bersama-sama.












