SURAKARTA — Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak hanya bertumpu pada aparat keamanan. Di tingkat kelurahan, keberadaan Perlindungan Masyarakat (Linmas) menjadi salah satu unsur penting yang turut menopang terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.
Penguatan peran tersebut dilakukan Babinsa Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta, Serma Rumbawa dan Serka Sudiyono, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Fajar melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi terhadap anggota Linmas di Pendopo Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, Jumat (11/9/2026).
Pembinaan tidak sekadar menjadi agenda rutin, tetapi diarahkan untuk melihat kembali kesiapan serta pelaksanaan tugas Linmas di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Aspek kedisiplinan, kesiapsiagaan, tanggung jawab, kekompakan, hingga kemampuan merespons situasi di wilayah menjadi bagian yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.
Serma Rumbawa mengatakan, Linmas memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Karena itu, anggota Linmas dituntut tidak hanya memahami tugasnya, tetapi juga memiliki kepedulian, kewaspadaan, dan kemampuan bekerja sama dengan unsur keamanan maupun pemerintah kelurahan.
“Pembinaan ini merupakan upaya meningkatkan kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab anggota Linmas dalam membantu menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat,” ujar Serma Rumbawa.
Ia juga mendorong seluruh anggota Linmas untuk terus menjaga kekompakan dan meningkatkan kemampuan dalam menjalankan tugas. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi modal penting ketika Linmas harus terlibat dalam berbagai kegiatan masyarakat maupun menghadapi kondisi yang membutuhkan respons cepat.
Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, Linmas diharapkan mampu mengambil peran dalam membantu pengamanan kegiatan masyarakat, mendukung penanganan keadaan darurat, serta berkontribusi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.
Peran tersebut menjadi semakin penting karena Linmas merupakan bagian dari unsur masyarakat yang berada paling dekat dengan lingkungan tempat tinggal warga. Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu mendeteksi berbagai potensi gangguan sejak dini sekaligus memperkuat komunikasi antara masyarakat dengan aparat kewilayahan.
“Linmas diharapkan dapat berperan aktif membantu pengamanan kegiatan masyarakat, penanganan keadaan darurat maupun berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan,” tambahnya.
Melalui pembinaan dan evaluasi yang dilakukan secara berkala, kemampuan anggota Linmas diharapkan terus berkembang. Tidak hanya dari sisi kedisiplinan dan kesiapsiagaan, tetapi juga dalam membangun pola kerja yang terkoordinasi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pemerintah kelurahan.
Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam menciptakan sistem keamanan lingkungan yang berbasis pada kepedulian dan partisipasi masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, setiap unsur di tingkat kelurahan dapat bergerak secara lebih terarah ketika menghadapi persoalan keamanan, kondisi darurat, maupun kegiatan yang melibatkan banyak warga.
Serma Rumbawa menegaskan, pembinaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas kinerja Linmas Kelurahan Joyotakan.
“Melalui pembinaan dan evaluasi secara rutin, diharapkan kinerja Linmas Kelurahan Joyotakan semakin optimal serta mampu bersinergi dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan pemerintah kelurahan dalam menciptakan situasi wilayah yang aman, tertib dan kondusif,” pungkasnya.












