Doa Bersama Menguatkan Mental Juang, Kodim Boyolali Dukung Kontingen Kodam IV/Diponegoro di Lomba PSM TNI AD

  • Bagikan
IMG 20260602 WA0107

Boyolali – Dukungan terhadap Kontingen Kodam IV/Diponegoro yang tengah mengikuti Lomba Pencak Silat Militer (PSM) Virtual tingkat TNI Angkatan Darat tidak hanya diwujudkan melalui persiapan teknis dan latihan yang intensif, tetapi juga melalui penguatan spiritual yang dilakukan secara berkelanjutan. Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali menggelar doa bersama setiap hari usai apel pagi sebagai bentuk dukungan moril bagi para atlet yang sedang berjuang membawa nama satuan dalam ajang bergengsi tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Markas Kodim 0724/Boyolali pada Selasa (2/6/2026) itu diikuti oleh seluruh personel dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan. Melalui doa yang dipanjatkan bersama, para prajurit memohon agar seluruh anggota kontingen diberikan kesehatan, keselamatan, kelancaran, serta kemampuan terbaik selama menjalani setiap tahapan perlombaan.

Langkah tersebut mencerminkan komitmen Kodim 0724/Boyolali dalam memberikan dukungan menyeluruh kepada para peserta. Di tengah ketatnya persaingan dalam kompetisi yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai satuan TNI AD, aspek mental dan spiritual dinilai memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan diri serta ketangguhan psikologis para atlet.

Perwira Seksi Operasi (Pasiops) Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, menegaskan bahwa kegiatan doa bersama akan terus dilaksanakan hingga seluruh rangkaian perlombaan berakhir. Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kualitas latihan dan kemampuan individu, tetapi juga oleh kekuatan doa serta dukungan kolektif dari keluarga besar satuan.

“Setiap hari setelah apel pagi kami melaksanakan doa bersama dan kegiatan ini akan terus berlangsung hingga kejuaraan selesai. Harapannya, seluruh anggota Kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro senantiasa memperoleh keselamatan, kemudahan, serta hasil terbaik dalam setiap tahapan lomba yang diikuti,” ujarnya.

Kapten Muslih juga menekankan pentingnya nilai-nilai spiritual sebagai fondasi dalam menghadapi berbagai tantangan. Menurutnya, doa menjadi sarana untuk memupuk optimisme, memperkuat semangat juang, dan menumbuhkan keyakinan dalam meraih hasil yang terbaik.

Kegiatan doa bersama tersebut sekaligus menjadi simbol eratnya solidaritas di lingkungan TNI. Dukungan yang diberikan tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi bagian dari budaya kebersamaan yang terus dipelihara dalam setiap pelaksanaan tugas maupun kompetisi.

Melalui ikhtiar lahir dan batin yang berjalan beriringan, seluruh jajaran Kodim 0724/Boyolali berharap Kontingen Kodam IV/Diponegoro mampu menampilkan performa terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta mengukir prestasi membanggakan pada Lomba Pencak Silat Militer Virtual TNI AD Tahun 2026.

Di tengah dinamika kompetisi yang semakin kompetitif, dukungan moril dari satuan menjadi energi tambahan bagi para atlet untuk tetap fokus, percaya diri, dan berjuang maksimal demi mengharumkan nama Kodam IV/Diponegoro di tingkat nasional. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam doa bersama tersebut menjadi bukti bahwa setiap keberhasilan tidak hanya dibangun oleh individu yang bertanding, tetapi juga oleh kekuatan kolektif yang berdiri di belakangnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *